Story cover for Bertasbihlah cinta by LissaMA14
Bertasbihlah cinta
  • WpView
    LETTURE 22
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 3
  • WpView
    LETTURE 22
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 3
In corso, pubblicata il set 23, 2020
Per adulti
SEMOGA KITA SEMUA SADAR, APA YANG KITA PILIH HARUS KITA PERTANGGUNG JAWABKAN SAMPAI AKHIR

"Di sepertiga malam ku terselip namamu:*" (~REYHAN RAFZKA RAMADANI~)
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Bertasbihlah cinta alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Cinta Tak Terbatas Waktu (On Going) cover
DALAM DIAM  cover
Ingkar 🌿|| Ending  cover
Takdir Cinta Untuk Allisya cover
Surat Untuk Takdir [ ON GOING ] cover
Pelabuhan Terakhir (Proses Cetak) cover
gengster cuek ( defan )  cover
Antara Cinta Dan Duka cover
Hafizhah [sudah terbit] cover
Shafa (SEGERA TERBIT) cover

Cinta Tak Terbatas Waktu (On Going)

20 parti In corso

Seorang santriwati yang baru lulus dari sekolah sekaligus pesantrennya langsung diboyongkan oleh sang kakak laki-lakinya. Alisa memilih mencari pekerjaan untuk membantu keluarganya daripada berkuliah seperti teman-teman yang lainnya, meski dalam hati dirinya juga menginginkan hal tsb. "Mba Al.. semoga kamu bisa nyusul kita ya.." kata Intan teman Alisa. "Amin... Doain ya mba tan.." balas Alisa. Setelah hampir 2 bulan lulus, akhirnya ia pergi ke kota menemui Hesti tantenya,yang sedang bekerja disana. Pertama kali terjun didunia pekerjaan, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru juga orang baru. "Ternyata kerja selelah dan letih ini, bagaimana dengan ayah dan bunda yang kerjanya diladang panas-panasan... Ya Allah lancarkanlah jalan hambamu ini untuk membahagiakan orang yang Alisa cintai dan sayangi" gumam Alisa sambil meminum tehnya di ruang keluarga Hesti. Gaji untuk seorang pemula masih belum seberapa, Alisa berniat cepat mendapatkan banyak uang untuk diberi ke keluarganya. Namun banyak rintangan dan lika-liku kehidupan yang diberi tuhan untuknya. Ekonomi, teman, keluarga, cinta dan spiritual menjadi satu. "Kamu siapa?" Tanya Alisa kepada seorang gadis yang duduk di ruang pemanggang roti sendirian. "Kamu lupa?" Balasnya malah bertanya kembali ke Alisa sambil menatap datar kearahnya.