Perjalanan "kapan menikah?"

Perjalanan "kapan menikah?"

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 23, 2020
Dulu, aku selalu bertanya-tanya kenapa ada orang yang rela bunuh diri hanya karena masalah yang menurut aku sepele dan bisa dibicarakan atau dicari solusinya. aku tidak habis pikir dengan roh-roh penasaran karena bunuh diri. sampai pada saat dimana aku berada di posisi mereka. bunuh diri atau mencelakakan diri ini terasa sangat mudah apa lagi ketika kamu sedang mengendarai motor. aku sedang mengendarai motor dengan jalanan cukup sepi dan menurun menuju rumah walau aku sangat tidak ingin pulang. setengah dari diriku sadar aku sedang memegang kemudi namun setengahnya lagi memikirkan bagaimana cara termudah dan cepat untuk hilang dari bumi ini. aku... ingin... mati saja. permasalahan ku sepele. sangat amat sepele menurut sebagian orang. JODOH. atau mungkin MENIKAH. aku ingin menikah. terlalu banyak dorongan dari lingkungan dan keluarga yang mengingatkanku untuk segera menikah, dan memiliki anak. aku bahkan menjadi bingung apakah aku benar-benar ingin menikah atau karna muak dengan celotehan, sindiran, candaan atau apapun itu yang terkait dengan jodoh atau pernikahan. aku tak tau apakah ini normal atau tidak kalau aku tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan lawan jenis selama hidupku hingga duapuluh llma tahun ini. aku merasa semuanya normal dan biasa saja. namun tiba-tiba umurku sudah 25 tahun dan kebanyakan orang menganggap itu tua. menurutku aku tidak tua. aku merasa ini waktu yang tepat untuk memulai bisnis atau mencoba apapun yang aku mau. secara finansial aku merasa cukup dan secara waktu pun aku merasa leluasa untuk melakukan hal-hal yang aku suka. itu menurutku. beda sekali dengan apa yang dipikirkan orangtua dan tetangga-tentanggaku.
All Rights Reserved
#363
single
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • life, promise and love
  • benih titipan sang CEO🔞[joongdunk]
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 2
  • mak!!!! aku mau kaweeenn!!!
  • miskin harta kaya cinta
  • Married By Accident
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 3
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)
  • HAK UNTUK BUNUH DIRI
  • terimakasih untuk waktumu

menjadi anak pertama perempuan, katanya harus memempunyai bahu yang kuat. secara tidak langsung menjadi tulang punggung keluarga. meskipun masih ada sosok ayah di rumah. aku saraswati candta, lebih sering di panggil saru. katanya panggilan saru itu adalah berkah dan anugrah bagi keluarga. aku manusia terlurus yang keluargaku kenal, bahkan mungkin elisa sering banyak kesalnya karena mempunyai kaka sepertiku karena aku terkesan tidak memiliki ambisi lebih dalam kehidupan ini. untuk apa ? karena menurutku hidup itu hanya untuk di nikmati hari itu saja, jalani saja semampunya. kehidupanku berubah ketika aku bertemu dengan seorang pria bernama inder dewaga dan sebuah kesalahfahaman yang fatal bagi keluargaku. bagaimana kehidupanku selanjutnya ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines