Correct Me If I'm Wrong (Tamat)

Correct Me If I'm Wrong (Tamat)

  • WpView
    Reads 72,692
  • WpVote
    Votes 3,688
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Destined Love
Second Chance
Romantic Comedy
Kriteria suami idaman Yumita; gemuk, muka pas-pasan, dan tak perlu kaya asalkan tidak sampai melarat. Alasannya adalah karena ia hanya perlu didampingi oleh seseorang yang setara dengannya. Namun, apa jadinya jika mantan Yumita yang kaya, ganteng, dan bertubuh hawt tiba-tiba muncul dan meminta balikan? Padahal sekarang Yumita tidak secantik dulu, bahkan gemuk dan hanya seorang pattisier yang juga mengelola toko Happy Pastel milik mendiang ibunya. "Di mata kamu saya salah." "Ya." "Selalu salah." "Sadar diri. Cakep!" "Tapi, di mana letak kesalahan saya?" "Kamu muncul lagi setelah kita putus, sok jadi pelanggan di Happy Pastel, dan bahkan bernapas di depan aku. Itu semua salah kamu." "... kamu masih kekanakan." *** Amazing cover by @pucokbunny
All Rights Reserved
#118
chicklitindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Bad Papa
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • When She Meets The Bad Boy [COMPLETED]
  • Not Finished Yet [Completed]
  • AMNESIAL (END)
  • Menolak Jadi Janda (END)
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • AFTER WE MEET AGAIN - SEGERA TERBIT - DIHAPUS SEBAGIAN
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines