Ketika Takdir Memilihmu

Ketika Takdir Memilihmu

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 8, 2020
"Diamku hanya untuk memperbaiki diri, bukan untuk pergi selamanya!" Ketika cinta yang belum selesai terpaksa usai, menunggu adalah cara terbaik untuk menemukan jawaban. Namun, takdir tetap saja mentahtai segalanya. Apakah takdir akan kembali menyatukan? Ataukah membalikkan keadaan? Jangan lupa terus memantau kisah Kayra dan Gibran di "Ketika Takdir Memilihmu"
All Rights Reserved
#868
dalam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit dan Kenangannya
  • Love & Tears
  • Stranger | Orine
  • Doa yang Tergantikan
  • Takdir Terbaik
  • Rindu Yang Tak Pernah Diam
  • Complicated Love
  • #Tentang Menanti
  • Jodoh Pilihan

Mengagumi seseorang secara diam diam adalah hal yang sangat menyakitkan dan membahagiakan di satu waktu yang sama. Sakit karena harus mampu menerima risiko bahwasanya seseorang yang kita kagumi sewaktu waktu akan menikahi perempuan lain, lalu menyenangkan sebab ada magnet untuk menarik kita terus memperbaiki diri dan memantaskan diri agar sekiranya kira pantas bersanding dengannya suatu hari nanti. Tetapi, bagaimana jadinya apabila rasa kagum itu berubah menjadi cinta seiring berjalannya waktu tetapi dalam waktu bersamaan kita mengetahui fakta jika ia yang kita cintai juga sedang mencintai dan memperjuangkan seseorang dalam do'a, namun seseorang tersebut bukanlah kita. Hal tersebutlah yang sedang dirasakan oleh Ayunda Meysa Permana. Seorang gadis penyuka langit di segala cuaca dan suasana. Gadis Manis nan Imut berkulit kuning langsat. Apakah fakta yang Ayunda dapatkan akan membuat ia mundur perlahan dan berhenti memperjuangkan seseorang yang ia cintai lewat do'a? Ataukah ia memilih menyimpan rasa cintanya meskipun sesak yang ia dapatkan ketika mendengar fakta tersebut? Nantikan jawabannya hanya dalam cerita Ayunda, "Langit dan Kenangannya".

More details
WpActionLinkContent Guidelines