Rindu
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 9, 2020
Sama seperti malam kemarin. Aroma petrikor menguar menusuk hidung, terbawa angin sampai ujung jalan. Tubuh menggigil, kedinginan. Gigi bergemeletuk, mengganggu pendengaran. Tapi siapapun akan tahu apa penyebabnya, bukan hanya hujan, tapi sikapmu juga berpengaruh. Meranggas harapan, membasahi tanaman, menggenang kenangan. Perihal hujan dan angan biarlah mereda, perihal banjir dan menginginkan kau hadir biarlah segera surut. Aku hanya ingin tidur tanpa bayangmu meski malam kian larut. #nurulkhotimah
All Rights Reserved
#13
react
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • rain untuk senja
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Kelingan 2995
  • Gadis Hujan
  • Ketika Hujan Turun.
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Rindu
  • Rain Sound

Rintik hujan terus terdengar dari luar sana... Biasanya suara rintik hujan membuatku tenang dan begitu bahagia,tapi tidak kali ini... Hujan membuatku semakin terpuruk dalam kesedihan... Setiap tetes air hujan membawa seribu kenanganku bersamanya... Dan itu membuatku semakin rapuh... Bagai kaca yang telah retak dan hancur berkeping-keping... Itu sama halnya dengan keadaan hatiku sekarang ini..

More details
WpActionLinkContent Guidelines