Gelombang

Gelombang

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 9, 2020
Tahukah kamu tempat paling setia didunia ini? Itu adalah pantai... Kau tahu kenapa? Karena lihatlah pantai yang terus menunggu laut datang di malam hari dan pergi di pagi hari. Mampukah manusia melakukan hal sama seperti pantai? Apakah hati manusia Sekokoh pantai yang menunggu laut? Kurasa kita memiliki jawaban yang berbeda-beda. 🍀🍀🍀 ''aku harus pergi?'' ''kenapa?'' ''karena waktunya aku pergi'' "Tinggallah lebih lama!!!'' ''tidak bisa" "Kenapa?'' ''kita berbeda, aku dan kamu tidak bisa bersatu. Bumi tidak mengizinkannya'' ''....." Dia pergi meninggalkan luka mendalam bagi pemuda itu.
All Rights Reserved
#4
veela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • My Quuen is Bad Gril
  • KHALISA🖤
  • Akad Cinta Raya
  • ALONE
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • From The Eyes

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines