Arwah Gensayangan

Arwah Gensayangan

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 29, 2020
Gen masih ada di dunia, namun tidak ada dimata mereka, seperti bulu ketiak yang jarang dianggap ada. Bagi Gen menguak misteri menyedihkan kematiannya adalah jalan terbaik untuk menghilang seutuhnya, sebab jadi hantu tak pernah menjadi cita-citanya. Tapi niat baik tak selalu berjalan baik, dia harus berjuang sendirian menemukan petunjuk demi petunjuk. Sebab ingatannya tak berisi apapun kecuali satu wajah yang ranum, seperti bunga mawar habis kehujanan. Lantas apa yang akan dilakukan arwah bego ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BLOOMING [END]
  • Indigo Dadakan
  • BEST FRIEND {COMPLETED}
  • Pacarku Arwah Gentayangan
  • Kutukan Tumbal
  • Dangerous Prince [ selesai ]
  • My Loneliness
  • The Cleo & Love
  • Gelap Mata [SEVENTEEN]
  • Dandelion

"For the ones who still believe in a magic part of growing up, you were made to bloom." Bagi Gea tinggal sendirian di Bandung bukanlah hal sulit, lagi pula hidupnya memang sudah berantakan sejak hari dimana peti mati sang ibunda menyatu dengan bumi. Baru ia menata kembali potongan hatinya, sebuah fakta tentang kesalahan ayahnya yang membawa jiwa tidak berdosa lain hadir ke bumi seolah kembali menariknya dalam kubangan lumpur. Ironisnya, dia menipu semua orang dengan bertingkah bahwa semua bukan apa-apa baginya ketika kenyataannya duka tidak berujung itu selalu menghantuinya. Tersenyum dan menebar kebahagiaan adalah caranya berkamuflase untuk bertahan hidup. Sayangnya, Areksa terlalu pandai dalam menilai seseorang. Bukannya berhenti dan memilih mundur kala temannya lebih dulu mengincar Gea sebagai target permainannya, Areksa terus maju memperjuangkan gadis itu. Alasannya hanya satu, Areksa terlanjur melihatnya tersenyum dan menangis dalam satu waktu bersamaan. Kata orang, dia hanya ingin menjadi sosok pahlawan bagi Gea. Tapi bagaimana jika sejak awal bukan itu tujuan Areksa? This book is for you, tentang sebuah perjalanan cinta, arti penting keluarga, dan hangatnya sebuah simpul persahabatan. started: 24 April, 2024 finished: 08 February, 2025 copyright©: flourvelvet

More details
WpActionLinkContent Guidelines