Bad Princess (HIAT)

Bad Princess (HIAT)

  • WpView
    Reads 10,993
  • WpVote
    Votes 810
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 29, 2021
[Follow sebelum baca!!] Dikhianati oleh pacar dan sahabat memang sangat menyakitkan. Hal seperti itu dialami oleh Laura. Pacarnya yang sangat ia sayangi dan sahabatnya yang sudah ia anggap seperti saudara kandungnya menusuk nya dari belakang. Ia dibunuh oleh orang suruhan sahabatnya karena memergoki sahabat dan pacarnya sedang bermesraan di sebuah cafe. Namun, ia masih diberikan kesempatan kedua dan menempati tubuh seorang remaja bangsawan muda yang memiliki karakter antagonis dan akhirnya harus mati di tangan pangeran mahkota. "Takdir Harus Berubah" Laurend Alexandra.
All Rights Reserved
#20
axel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menentukan Takdir Antagonis
  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • The Fall of Ladykiller
  • TROUBLEMAKER
  • Only for Villainess (Tamat)
  • Antagonis dalam novel (END) [Sudah Terbit]
  • Horibble Woman (END)
  • ASRAR [TERBIT]
  • Reborn As a Lazy Villainess (Seri 2)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]

Setelah kematiannya yang tragis, ia terbangun bukan di alam baka-melainkan di tubuh figuran wanita dalam sebuah novel dark-romance penuh kekejaman dan intrik. Namanya kini Axellia Jocelyn, sahabat setia dari antagonis pria yang dikenal bengis, sadis, dan tak punya belas kasih. Namun ini bukan sekadar perpindahan jiwa biasa. Ia diberi misi oleh pemilik asli tubuh Axellia: lindungi sang antagonis dari protagonis pria, seorang karakter "hero" yang ternyata jauh lebih kejam dan manipulatif daripada yang digambarkan dalam cerita. Sebagai sahabat satu-satunya yang berani menasihati sang antagonis, Axellia berada di tengah dua kutub kekuatan-cinta yang menghancurkan dan kebencian yang membunuh. Dalam dunia fiksi yang tak mengenal belas kasih, ia harus melindungi sosok yang seharusnya jatuh dalam kehancuran. Dan taruhannya? Tubuh abadi. Hidup selamanya. Kebebasan dari kematian. Namun semakin ia terikat pada dunia ini, perasaannya mulai terikat pada sang antagonis yang perlahan menunjukkan sisi manusiawinya. Dan saat batas antara fiksi dan realita mulai kabur, ia harus memilih: tetap menjadi figuran abadi... atau mengubah akhir cerita yang sudah ditakdirkan. "Aku bukan protagonis. Tapi kali ini, akulah yang akan menyelamatkan tokoh yang paling ingin dihancurkan oleh dunia."

More details
WpActionLinkContent Guidelines