THIS AGAM
  • WpView
    Reads 2,263
  • WpVote
    Votes 1,458
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 26, 2023
JANGAN LUPA FOLOW SEBELUM BACA TERIMAKASIH "Tunggu aku gammmmmmm"............ "kamu jalan nya cepet banget si"........... perempuan dengan rambut sabahu itu tengah berlari mengejar pria yang tengah berjalan cepat di depan nya.namun bukan nya malah berhenti tetapi pria tersebut malah semakin cepat melajukan langkah nya untuk tidak bertemu dengan gadis tidak tahu malu seperti Zianka. Dia Zianka Sacca Manuela perempuan dengan senyuman ramah nya, perempuan yang selalu di cap tidak tau malu oleh pria yang berhati layak nya seperti devil. Namun zianka sangat menyayangi pria tersebut bahkan mencintai nya "ga usah ngikutin gue terus bodoh!!" -Agam "aku cuman mau mastiin kalau kamu baik baik aja" -Zia "gue bakalan jauh lebih baik kalau ga ngeliat lo di muka bumi ini!!!" zianka hanya tersenyum, lagi dan lagi ia memperlihatkan senyuman tulus nya kepada seorang agam abqari sadajiwa gimana jadi zianka Yang terus mengejar seseorang tanpa tidak ada nya kata lelah?? apahkah dia bakalan terus berjuang atau tidak??? atau berakhir dengan bahagia?? Apahkah Agam bakalan luluh? Apahkah Agam bakalan menghargai sedikit perjuangan seorang Zia? Kalau penasaran? Mari sama sama kita pecahkan setiap konflik yang berada di cerita ini!⚠️ DAN KALIAN BAKALAN TAU GIMANA KEHIDUPAN SEORANG AGAM YANG KATANYA MANUSIA JULUKAN DEVIL!! OKE? selamat membaca!!!!
All Rights Reserved
#3
terabaikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argithan √
  • STUCK
  • Sweet Combat
  • Psychopat [SELESAI]
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Antagonis 2 (END)
  • Black Ravens New Generation
  • When Two Hearts Collide
  • Bad Girl & Nerd Girl [END]

"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines