We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Why Me God?

Why Me God?

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dunia tengah tertawa bahagia. Seolah semua cerita terukir manis ceria. Padahal sebelenggu tanya menangkis semua hal. Membicarakan seolah semuanya fakta ataukah hanya fatamorgana? Fisik, harta, tahta, dan kekuasaan kini menjadi pokok pembicaraan. Caci dan makian menjadi khalayak yang tak lagi tabu. Dunia seolah mengisahkan dirinya. Bagaimana rendah derajat yang acapkali sering menjadi persoalan tersendiri. Kata aku dan kamu tak lagi sama. Bumi kini menangis, menyaksikan diri seolah menertawakan harga diri masing - masing. Gurauan panas menjadi daya tarik kini, bermaksud lebih kuat namun ternyata hanya rapuh tersisa debu kasta. Kini ku tahu, bagaimana seribu satu jawaban asa yang Tuhan titipkan. Sejuta tangis tawa yang ku harapkan. Berbagai warna tanya terselip dalam doa. Aku tahu Tuhan itu ada. Dan ya, kini ku dapat menjawab semua gundah gulanaku selama ini. Titipan jawaban Tuhan, lewat ragaku yang penuh dengan pujaan tentang-Nya. *Update saat author free
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Dear Fenly || Un1ty
  • PLUVIOPHILE || The Reason I Like Rain? [ON GOING]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Kisah Dari Langit
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Air Mata Cinta

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines