Trapped in Delusion

Trapped in Delusion

  • WpView
    Odsłon 2,649
  • WpVote
    Głosy 306
  • WpPart
    Części 14
WpMetadataReadDla dorosłychW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., cze 5, 2024
WpInfo
Fikcja
Romans
Aku seorang wanita berusia 28 tahun. Memiliki seorang putri cantik dari mantan suamiku dan mantan istrinya. Selama menikah dengan pria bernama Miguel Abraham, hidupku benar-benar seperti di neraka. Namun, aku tetap mencintai Adelaide Hadara Abraham-putrinya. Duniaku hancur berkeping-keping saat pria itu menceraikanku. "Dia gila! Aku menikahi orang gila," katanya. Tanpa rasa bersalah sedikit pun, aku seperti ini justru dari tekanan dalam pernikahan kami.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Timpang Tindih
  • How Dare I
  • Future Perfect
  • My Naughty Husband
  • EMERAL (TELAH TERBIT)
  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Halycon
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • KENNARD - Living with the Bad Boy

Gistara Arawinda mengambil keputusan tidak adanya anak dalam pernikahannya. Bukan karena ia tidak menyukai anak-anak. Profesinya sebagai seorang dokter spesialis anak, sudah cukup menggambarkan betapa ia mencintai makhluk polos itu. Tumbuh dan memelihara luka batin akan pigur seorang ibu, menjadi alasan besar Gistara. Ia takut menjadi seperti ibunya. Ia tak ingin menciptakan luka Gistara yang lain di dalam tubuh kecil anaknya. Tuhan maha membalikkan hati manusia, sembilan tahun pernikahan mereka, Gistara berubah pikiran. Dalam hidupnya, setidaknya ia harus punya satu malaikat kecil nan menggemaskan itu. Namun, di tengah proses mendapatkan itu semua, bak disambar petir di tengah hari bolong. Di rumah sakit yang sama, ia mendapati sang mertua merawat wanita muda pasca keguguran anak dari Sultan Arrasyah---suaminya. Semesta seakan sedang mengoloknya, pandangan remeh sang mertua tentang ketidakmampuan memberinya garis keturunan pun, membuat Gistara memendam tekad. Di usianya yang ke 37 tahun, akankah ia mampu bersaing dengan wanita yang jauh lebih muda darinya, demi menghadirkan yang diinginkan sang mertua? Terlebih saat hati sang suami perlahan semakin timpang terhadap ia dan madunya? Atau ... ia lebih memilih untuk menyerah dan pergi?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści