Our Destiny [END]

Our Destiny [END]

  • WpView
    LECTURAS 3,667,626
  • WpVote
    Votos 531,260
  • WpPart
    Partes 63
WpMetadataReadConcluida jue, may 2, 2024
Nemu anak? Loh, yang tanggung jawab siapa dong? Putra Allard Aditama. Pangillanya Allard, bukan Putra maupun Tama. Si brandalan yang sialnya sangat tampan. Allard itu seperti bunglon. Kadang cuek, kadang galak, kadang gila, kadang dingin. Tapi yang paling melekat adalah sifatnya yang terlalu emosional. Sampai hidupnya dirubah 180° saat menyelamatkan balita kecil. Sejak saat itu Allard punya 1 tugas lagi. Jadi Papa dadakan. Hal itu tak pernah masuk dalam rencananya. Tapi takdir yang sudah merancangnya. Selamat membaca kisah Allard, Seina dan Ares ❤
Todos los derechos reservados
#456
brandalan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Assassin Girl [ Editing ]
  • Menjadi Tunangan Pemeran Utama [END]
  • Ini Aku, Erlang
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Beware of The Villain
  • Hurt [END]
  • Amor?
  • KANAYA (REVISI)
  • Tumbuh dengan Luka [END]

Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta. Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya. Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri. Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya. Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah. Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya. Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya. Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi. Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi. Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya. Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis. Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya. Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido