Story cover for JIWANTA by milla_tan
JIWANTA
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 25, 2020
Mata ku menyadari suatu hal sedari aku membaca kembali buku ku, yang ternyata lelaki dihadapanku ini telah memperhatikanku sedari tadi. Dia menatapku penasaran dan membuatku sangat gugup dan tidak tau harus berbuat apa hingga akhirnya ku berbalik menatapnya.
Sontak saja, dia langsung memalingkan pandangannya berharap aku tidak mengetahui tingkahnya sedari tadi .

Dia berjalan keluar pintu perpustakaan dan tak sadar aku memandanginya sampai ia menghilang dari balik pintu, aku menghembuskan nafas yang sedari tadi ku tahan karena lelaki itu. 

Tak terasa beberapa menit kelas siang ku akan dimulai, dan aku mulai berkemas dan menata buku untuk ku kembalikan ke rak buku perpus, namun ada satu benda kecil yang baru ku sadari saat aku berkemas yaitu bolpoin Kakak tingkat itu yang tertinggal dan langsung ku ambil. 

Terdapat tulisan nama yang jelas di bagian bolpoin berwarna hitam itu tertera nama yang akan selalu ku ingat "ABIAN" iya itu Namanya, seseorang yang manis yang mewarnai hidupku dari sekarang....
All Rights Reserved
Sign up to add JIWANTA to your library and receive updates
or
#22milla
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" by apriani200
22 parts Ongoing
Namaku Amira, tapi aku lebih suka dipanggil Mira. Aku baru saja menginjakkan kaki sebagai mahasiswa baru di sebuah fakultas yang terkenal-atau lebih tepatnya, ditakuti-karena senioritasnya yang begitu kuat dan tak kenal ampun. Aku pikir setelah melewati masa PKKMB yang melelahkan itu, hidupku akan mulai berjalan normal, seperti yang kudengar dari cerita teman-teman. Tapi aku salah. Sangat salah. Keesokan harinya, saat pelajaran baru saja selesai, kami dipanggil oleh para senior. Pertemuan pertama berlangsung di dekat kolam perpustakaan yang rindang, tempat yang seharusnya menenangkan, tapi malah membuat dada ini berdebar tak karuan. Suasana terasa tenang, tapi mataku menangkap ada sesuatu yang tak biasa-sebuah bayang gelap yang mengintip di balik senyum mereka. Hari-hari berlalu, dan tempat pertemuan kami bergeser ke lorong yang sunyi dan gelap. Lorong itu seperti ruang antara dunia nyata dan mimpi buruk. Bau lembap yang tajam menusuk hidung, nyamuk beterbangan seperti bayangan yang tak pernah lelah mengawasi, dan lampu remang yang membuat setiap bayangan jadi dua kali lebih menyeramkan. Setiap kali kami dikumpulkan di situ, aku merasa seolah-olah ada mata yang mengintai dari kegelapan, membidik dan menilai. Bisikan-bisikan samar para senior, tatapan dingin yang menusuk tulang, membuatku bertanya dalam hati: apakah ini benar-benar untuk melatih mental, atau sesuatu yang jauh lebih gelap? Aku, yang tubuhnya lemah dan sering sakit, merasa terjebak di tengah tekanan yang menyesakkan. Di antara teman-temanku-Ani yang pendiam tapi kuat, Aini yang selalu cemas, Olifia yang berusaha tegar, dan Ratih yang tak pernah berhenti berharap-kami saling menggenggam tangan dan hati, mencoba menguatkan satu sama lain. "Tapi aku tahu, bisakah kami bertahan?" Bisakah kami tetap berdiri tegak saat bayang-bayang senior terus membayangi dan bisikan itu berubah menjadi ancaman? Atau akan kah kisah kami berakhir di lorong sunyi itu, di mana keberanian diuji dan ketakutan menjadi penguasa?
Good Girl or Naughty Girl (END) 🍁 by Athalla_Raytian
54 parts Complete Mature
Warning 18+ (Harap bijak dalam memilih bacaan). Prolog: Pagi ini, pagi hari senin tepatnya. Hari-hari ku tak ada yang spesial karna aku memulai aktivitas kuliah ku dengan seperti biasa, yaitu dengan wajah muram tak bersemangat. Bukan karna dosen atau pun mata kuliahnya tapi karna suasana dan para penghuni kelas yang tak pernah bersahabat dengan ku dan aku tau saat ini mereka di kelas pasti sedang menunggu untuk membully ku, meski aku sudah muak dengan semua kekonyolan ini namun demi kakak aku harus bertahan sampai lulus nanti. Sedangkan di rumah aku hanyalah seorang anak perempuan pendiam yang suka membaca buku dan novel-novel romance serta misteri, meski aku terlihat seperti kutu buku dan cupu tapi sebenarnya aku sangat mengenal dunia gemerlap di malam hari yang kelam karna pada malam harilah aku beraksi menjadi seorang DJ di sebuah club malam terkenal di Canada dan itulah jatidiriku yang sebenarnya tanpa di ketahui siapapun termasuk saudari perempuan ku yang begitu ku sayangi. Namun masalah mulai muncul ketika salah seorang kakak senior ku yang berwajah tampan nan menawan itu mengenali tanda yang ada pada tubuh ku sama dengan tanda yang ada pada seorang gadis cupu yang sering di bully di kampus, sampai hal mengerikan itu pun terjadi. Dapatkah aku menghindari semua kekonyolan itu?? Dapatkah aku bertahan dan menjalani semua situasi yang mengerikan itu tanpa harus diketahui siapapun?? "Alina Catalin" •√• My second story •√• _AthallaRaytian_
You may also like
Slide 1 of 10
Hidden Love | Mees Hilgers | cover
Burn it [END] cover
DUNWICH  cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
RANNA cover
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" cover
AILAH(END)✅ cover
Good Girl or Naughty Girl (END) 🍁 cover
Ego Cinta cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover

Hidden Love | Mees Hilgers |

14 parts Ongoing

Ada banyak hal yang ingin aku ceritakan, setelah hari terakhir percakapan kita terdahulu. Tapi aku sadar, sepertinya juga tidak mungkin. Bahkan aku tidak tau bagaimana cara meraihmu kembali. Kamu tau ? Saat ini aku masih belajar, untuk membiasakan hal yang tidak biasa, sejak berakhirnya hubungan kita. Aku mencoba menyibukan diri, aku memilih untuk berjalan jalan, mendengarkan lagu, belajar, bekerja, aku juga selalu memandang awan setiap saat, aku masih menatap atap langit yang polos, aku menoton film, memasak, menulis, melukis dan yaaaaaaa, Benar 😔 anehnya aku masih menemukanmu dimana mana. Aku masih sering mencarimu di sudut kota, di setiap jalan berharap aku masih bisa bertemu dengan mu, aku juga tidak tahu, mengapa aku melakukan ini, ku pikir siapa tau berpapasan dan bisa mengulang kembali kisah manis kita dulu. ✓ ini hanyalah cerita fiksi mohon untuk tidak menyangkut pautkan gambar gambar di dalam cerita dengan ke hidupan real life mereka 🙏🏻 ✓ jika terjadi kesamaan nama, tempat, foto mohon di ketahui itu bukanlah unsur ke sengajaan 🙏🏻 ✓ tidak menerima plagiat dalam bentuk apapun. Jadi jika para readers menemukan kesamaan alur cerita, silahkan laporkan ke author 🙏🏻 ✓ terimakasih untuk support para readers, tanpa kalian cerita ini tidak lah berarti apa apa 🙏🏻 ✓ jangan lupa vote dan komen di setiap part, serta follow akun author 🤍🙏🏻