Sebatas Patok Tenda?

Sebatas Patok Tenda?

  • WpView
    Reads 1,070
  • WpVote
    Mga Boto 174
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Mar 31, 2023
WpInfo
NON-FICTION
Bukan hanya cerita tentang CINTA Cerita ini lebih ke organisasi pramuka. Kisah anak-anak pramuka yang berjuang seperti halnya dengan perang. Hmm-tidak-tidak. Cuma perjuangan biasa supaya masuk ke dalam DA. DA! Bukan akademik bernyanyi. Melainkan Dewan Ambalan SMA 3 Satya. Jika kalian fikir masuk DA itu mudah. Itu hanya fikiran kalian!!! Yang pasti semuanya ada step by step, susah sulit akan mereka rasakan bersama-sama. Orang luar hanya akan melihat itu adalah hal yang biasa. Tidak bagi mereka!!! Yang mereka rasakan adalah berat! Sudah seperti didikan anak militer! Huhh.... Gimana rasanya? Yang pasti Ahhh.... Mantap👍 Yang rindu pramuka, mari cek siapa tau semakin rindu. hehehe... Note : 1. Tempat di Ngawi 2. Jangan sampai mencari nama sekolahannya, karena pasti tidak ada di Ngawi 3. Nama gudep dan No gudep hanya angan-angan semata. 4. Jika ada kesamaan gudep, maka saya mohon maaf. My Story : 1. My Future (hiatus) 2. Sebatas Patok Tenda? (On going)
All Rights Reserved
#7
laksana
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Our Class: ExSiFo
  • Keyakinan yang berbeda (On Going)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  •  At SKOOL?
  • Lena The Troublemaker
  • Cupu And BadBoy (On Going)
  • KANDANG SETAN
  • Stairway to Unknown

Ditempatkan di kelas yang dijuluki kelas keramat dan tak memiliki masa depan, membuat 24 anak itu menolak dengan keras. Bahkan peringkat 5 besar dalam satu angkatan yang seharusnya berada di kelas XI IPA 1, kini juga terdapar di kelas yang dipandang sebelah mata itu. Membuat hubungan pertemanan mereka tak bisa berjalan dengan mulus. Hinaan, cacian, ujaran kebencian seolah menjadi hal yang wajib mereka lontarkan kepada sesama penghuni kelas. XI IPA 4 Tempat dimana awal kisah mereka bermula. Segala masalah yang mereka terima tanpa mengetahui alasannya, ternyata memiliki dampak baik bagi mereka. Berusaha keras mengembalikan citra baik kelas, meski begitu banyak cobaan yang mereka temui sepanjang perjalanan. Hingga terungkaplah sebuah fakta yang cukup mengejutkan seisi sekolah. Akankah ke-24 siswa-siswi itu mampu berdamai dengan keadaan dan menjadi teman? Akankah mereka mampu mengembalikan citra baik kelas? Bagaimana lika-liku perjalanan mereka? Mari kita ikuti perjalanan mereka menuju kedamaian yang awalnya terasa tidak mungkin untuk terjadi~~

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman