ARUNA
  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 4, 2020
[On Going] Ia Aruna, Bersinar yang selalu membuat Meraka mengalihkan pandangannya. Semua orang memujanya dengan mendambakan kehidupan yang sempurna. Tapi tidak untuk ia, hanya ingin memiliki kehidupan normal dengan segala kasih yang selalu ia harpkan. Sampai dimana ia menemukan seseorang yang bisa membuatnya bahagia dan kecewa dalam sewaktu. Ia Akash Geovandra. "Kamu itu bayangan yang nyata Terlihat namun tak tergenggam Kamu khayalan yang semu Semakim ingin menggapai semakin kamu menghilang," AyszyaArkia_ "Love you," AkashGeovandra_ "Kamu dalam genggaman ku Ragamu bersamaku Dan hatimu?," ArunayliAbraham_ Copyright'2021
All Rights Reserved
#309
merelakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Langit dan Cahayanya
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Ada(Ra)Dewa [END]
  • Nathalea
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • As Time Allows
  • SORRY || Brighttu
  • Benalu [Terbit]
  • Kalevi

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines