BROKE[Slow-Update]

BROKE[Slow-Update]

  • WpView
    Reads 892
  • WpVote
    Votes 188
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 3, 2021
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] CERITA PERTAMA DARI ALLICYAIVANA JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK KALAU HABIS BACA DILARANG HUJAT HUJAT,MARI SENGGEL Kapan Sella mendapatkan kebahagiaan dalam dirinya? Ketika Sella hampir mendapatkan kebahagiaan,kenapa harus direnggut lagi? "Tuhan,Ambil saja nyawa Sella!!Sella ikhlass!!!!"
All Rights Reserved
#54
tersiksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • SELA ta KEY [END]
  • Law Of Arshaka
  • SELENOPHILE
  • My Husband (TAMAT)
  • Lime of Euphoria
  • TAKDIR ALYA
  • Matahari untuk Senja ( editing )

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines