THE KING & AZARA

THE KING & AZARA

  • WpView
    MGA BUMASA 299,295
  • WpVote
    Mga Boto 1,549
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Mar 9, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan salahkan saya jika nyawa kalian yang akan menjadi taruhannya!" Ucap sang perempuan itu dengan lantang Siksaan-kekerasan-bullyan-kata kasar sudah menjadi makanan sehari-hari bagi dirinya, namun itu semua tidak akan perna terjadi lagi! ~Siksaan yang kalian berikan kepada saya maka nyawa kalian lah yang jadi balasannya, tidak ada kata ampun bagi para bajingan seperti kalian!!~ ~Tunggulah ajal satu persatu dari kalian menanti hahhahah~ Ingat antagonis sesungguhnya berawal dari protagonis yang selalu di sakiti mengakibatkan timbulnya dendam di hati mereka. ⚠️ tentang masalah percintaan dan tentang dendam yang terlalu dalam. ⚠️ juga tentang sang king dan queen black Eagle ⚠️Terdapat adengan membunuh dan kekeras ⚠️Tidak ada plakor tapi konflik banyak ⚠️Adengan kissing-kekerasan berdarah-🔞 Yang tidak suka silakan menjauh
All Rights Reserved
#101
kiss
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Promise or Leave
  • REYFA (end)
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Lidya Elvionita [TERBIT]
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • Dark Princess (End)
  • ANTAGONIST COUPLE [ TERBIT ]
  • My Evil Girlfriend (End)

WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman