JERU
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Tariklah napas dalam-dalam, lalu embuskan secara perlahan-lahan. Ulangi sekali lagi, tariklah napas dalam-dalam, lalu embuskan perlahan-lahan. Ulangi sekali lagi tanpa memejamkan mata, tariklah napas dalam-dalam lalu embuskan perlahan-lahan.- SELESAIKAN PENDERITAAN MU!" Singkat saja, Kalimat "baik-baik aja" tuh cuman kyak hansaplas yang menutupi luka tanpa diobati. Padahal lukanya masih basah. Jadi ketika hansaplasnya dibuka, lukanya masih sakit. Itulah pentingnya kita mengakui rasa sakit supaya cepat bisa sembuh dari lukanya. ~Jeru~ Semua yang jatuh pasti menyakitkan. Begitu pun dengan kata, 'Jatuh Cinta'. Elemen cinta sangat kuat dalam sebuah kehidupan bukan? Semua tidak lepas dari kata 'Cinta'. Suka, duka, tangis, dan tawa adalah titik acuan dalam cinta. Jeslyn Rubya adalah salah satu gadis yang tidak percaya dengan kata 'Cinta'. Menurutnya cinta adalah sumber derita, petaka, dan neraka. Tidak ada cinta yang benar-benar nyata untuknya, semua hanyalah semu belaka. Namun, cintanya begitu tulus hingga meruntuhkan takdir dari dunia yang berbeda. . . Happy reading 🥰
All Rights Reserved
#120
buli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Soal Rasa 2
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • save me
  • Poison Of Love
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines