We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TEMAN SEKELAS

TEMAN SEKELAS

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang cowok yang memiliki sifat dingin, cuek, tak mudah bergaul, dan juga ganteng. Setelah bertemu dengan cewek yang cerewet, ceria dan juga cantik membuatnya tertarik ingin lebih dekat dengannya. Apakh mereka akan bersatu ??
All Rights Reserved
#38
temensekelas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel Baby
  • Secret Bad Nerdy Girls
  • ONLY YOU [SELESAI]
  • STAR ALIGN
  • KUTUB
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Adina Dan Divan
  • ANGGARA & ARUNIKA
  • My CEO is My Ex (Tamat)

Angelia Hardi Wijaya, gadis pindahan dari Manhattan, membawa semangat baru ke sekolah barunya dengan kepribadiannya yang ceria dan penuh warna. Dalam pandangan pertama, ia langsung tertarik pada Romeo- Romeo Alfa Hadikusuma, pemuda dingin dan tak berperasaan. Bagi Angel, Romeo bukan sekadar sosok yang menarik perhatian, tetapi takdir yang harus ia kejar. "Romeo! Romeo takdirnya Angel!" Ucap Angel. "Dasar gadis manja." Ucap Romeo * Meski Romeo berusaha menjauh, Angel terus mendekatinya dengan keyakinan bahwa ada sesuatu yang lebih dalam di balik tatapan dingin Romeo. Perlahan, Angel menemukan bahwa Romeo menyimpan luka masa lalu yang membuatnya takut untuk mencintai lagi. Namun, justru di tengah dinginnya hati Romeo, Angel menemukan kehangatan yang ia cari. Ketika hubungan mereka mulai terjalin, rahasia besar tentang masa lalu Romeo muncul, mengancam untuk menghancurkan segalanya. Apakah keyakinan Angel pada takdir cukup kuat untuk menyembuhkan luka Romeo? Atau justru perasaan itu akan menjadi mimpi yang tak pernah terwujud?

More details
WpActionLinkContent Guidelines