Agatha Plumeria

Agatha Plumeria

  • WpView
    GELESEN 91
  • WpVote
    Stimmen 29
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Okt. 24, 2020
Hidup penuh lika-liku, Tidak membuat ia menghapus senyuman dari bibirnya. Keluarga, saudara, sahabat, hilang bak telan bumi. Hanya adik kecilnya menjadi penguat dikala ia terpuruk. Agatha Plumeria. Sosok atha yang penyayang ini dipertemukan dengan laki-laki gondrong berkharisma seorang Drummer Profesional yang dipanggil Ayen, Zayn Glissando. Lebih tepatnya Atha hanya kagum dalam diam, tapi Ayen bisa membuat hidup Atha menjadi lebih berwarna. Bagaimana bisa? Bisa kah Atha bertahan akan keputusan Diam nya? Ataukah Atha akan mengungkapkan tapi berujung penolakan? Dan bisa jadi rasa ini harus dikubur dalam-dalam,dan semua ini terasa mustahil. Terakhir, Bagaimana si gondrong membuat warna dalam hidup Atha ? Mari kita ikuti alurnya~>
Alle Rechte vorbehalten
#220
arka
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Rahasia Sebuah Senyuman [End]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • My Son [END] ✔
  • SEMBILU
  • Lakara Lara Di Ujung Luka (Tahap Revisi)
  • "Kisahku"
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • The Story Of Aghea
  • Amour (COMPLETE)
  • Aseano Samudra [End]

[WARNIG! FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] [Completed✔] ••• Aku Asyima Nuraini gadis berusia 16 tahun, gadis yang mempunyai senyuman semanis gula. Namun tanpa di sangka ia memiliki arti lain dalam senyuman tersebut, orang lain pernah menyangka bahwa Asyima adalah orang yang paling bahagia di dunia, namun semua orang salah, Asyima hanya menutupi diri yang sebenarnya dengan senyuman manis itu. ••• ~Dunia itu adil. Bukan hanya memberikan sebuah kepedihan, namun dunia juga memberikan sebuah kebahagiaan. ~ {Asyima Nuraini} ••• ~Yang jahat itu bukan orang lain, melainkan diri sendiri. Rasa gengsi dan ego selalu melekat pada diri sendiri, yang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi orang lain.~ {Arga Putra Bharmastra} ••• ~Kata orang lelaki lebih menggunakan pikirannya, tidak dengan perasaannya. Namun pernyataan itu salah. Diriku sebagai seorang lelaki selalu melibatkan perasaanku terhadap apapun yang terjadi pada kehidupanku.~ {Rey doang} ••• 17-10-21 #1-Salah

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien