NYANDING
  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2020
Aku bahkan bersyukur pernah membenci seseorang seperti dia. Namaku Indana Larasati atau biasa dipanggil Ina. Seorang penghobi matematika, tetapi aku lebih memilih berkuliah di pendidikan bahasa Inggris. Aku ikut wasiat almarhum ayahku untuk itu. Namun bukan tentang wasiat ayahku yang meninggal saat aku masih duduk di bangku SMA aku bercerita. Ini semua tentang dia. Gething Nyanding bukanlah istilah Jawa kuno yang usang. Tidak perlu membuka buku-buku sejarah, gurindam, sajak, bahkan prasasti untuk memelajarinya. Cukuplah engkau mendengarkan kisahku. yang aku sendiri enggan untuk mengatakan ini sebuah anugerah atau musibah.
All Rights Reserved
#220
favorit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Enemy
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • Inevitable Feelings
  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • Tameng
  • Ketika Psikopat Jatuh Cinta ( Completed )
  • PHILOCALIST [On Going]
  • DARI ZAIDAN DAN SEMESTANYA
  • Aslan, Are you my last love?
  • Jodohku Bukan Perjaka

"Gue kalau jadi gurita kayaknya bisa nampol muka Genta delapan kali sehari." Setelah insiden mobil yang hilang-tapi gak hilang-itu, Krista jadi mengetahui seekor anomali bernama Genta Krisnandhi Wardana. Tidak hanya anomali, laki-laki itu sungguhan durjana. Tengil iya, songong iya, ngeselin iya, pokoknya bikin tensi darah Krista bisa naik berkali-kali lipat setiap menghadapinya. Dan tidak jauh berbeda dengan Krista, Genta juga selalu berkata bahwa, "Krista dari jarak semeter aja aura iblisnya kerasa." Keduanya tidak sengaja saling bertemu dan mengenal satu sama lain. Namun, kesengajaan normalnya hanya terjadi satu atau dua kali. Jika sudah ketiga kalinya, bisa disebut takdir, bukan? Mereka seperti dua sisi magnet yang berkebalikan. Yang dimana, semakin keras usaha untuk menjauh, maka semakin erat medan magnet menarik mereka untuk saling berdekatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines