BELIVER-J 2.0 [Jinkook Story]
Perpisahan ini bukanlah sebuah pamit, melainkan sebuah janji. Saat ini, tangan kita mungkin harus terlepas dan langkah kita mungkin akan menempuh jalan yang berbeda, namun arah kompas hati kita tetap tertuju pada titik koordinat yang sama.
Kita hanya sedang meminjam waktu untuk bertumbuh masing-masing, agar saat garis takdir mempertemukan kita kembali, kita telah menjadi versi terbaik untuk satu sama lain.
Bayangkan sebuah hari di mana fajar tidak lagi membawa ketakutan akan kehilangan. Kita akan bertemu di sebuah titik di mana waktu seolah berhenti berdetak. Tidak ada lagi kata "sampai jumpa", yang ada hanyalah "akhirnya, kita sampai".
"Pertemuan itu akan begitu penuh, begitu utuh, hingga seluruh air mata yang pernah jatuh saat perpisahan ini akan menguap digantikan oleh tawa yang tak akan pernah usai."
Di sana, di masa depan yang telah tertulis, kebahagiaan kita akan menjadi sebuah lingkaran tanpa ujung. Kita akan menetap dalam sebuah pelukan yang tidak lagi mengenal musim, di mana perpisahan telah resmi menjadi kosa kata yang asing. Kita akan pulang, dan kali ini, pintunya akan kita kunci rapat-rapat dari dalam.