Dear Someone

Dear Someone

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2020
WpInfo
Fanfic
1Direction
Hello nama aku Rafael Indrapura Pratama, kelahiranku pada tanggal 17 Maret 1994. Aku adalah lulusan S1 yang bekerja diperusahaan suport milik ayah, tetapi suatu saat ayah memyuruhku untuk berhenti bekerja dan harus menjadi seorang pelayan. Misinya yaitu agar aku lebih mandiri, bisa menjadi pelayan baik, ramah dan sopan. Ayahku adalah orang sukses yang hebat. Dia memegang 2 perusahaan sport. Dijakarta dan bandung. Ayah selalu bolak balik bandung jakarta. Karena karyawan butuh pimpinan ayah. Setelah itu ayah mengalami musibah, yaitu sakit lambung, karena memang bolak balik terus jarang makan jadinya ayah sakit. Begitulah cerita ayahku. Sedangkan ibu adalah desainer terbaik, butiknya terkenal dijakarta. Ibu juga selalu memberiku suport yang sangat luar biasa. Apapun yang aku lakukan untuk masa depan. Ibu selalu mendukungku. Itu memang ibuku yang hebat. Setelah aku netap sebagai warga bandung, aku merasakan kenyamanan. Mulai dari kotanya yang terkenal dengan kota kembang, hingga suasana kota bandung yang memberikan berbagai kesan. Kesan yang indah dan buruk. Aku kerja sebagai pelayan dicafe coffe L. Tak kusangka bertemu dengan orang yang dulu sekampus bersamaku. Yaitu Salsabila Andriana Elisha atau sering dipanggil Caca. Disana, aku membuat sebuah kisah.
All Rights Reserved
#159
novelis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Aku
  • selamat pagi cinta
  • Sadness
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Sejarah Kita
  • BAD
  • JODOH RAHASIA ALLAH
  • Accompany Me - {REVISI}
  • Antara aku dan dunia
  • Kalau Sudah Jodoh, Mau Bagaimana Lagi?

Namaku mempunyai banyak makna, tergantung bagaimana orang lain melihatnya dari sudut pandang mereka. Tidak terkecuali bagi orangtuaku. Ayahku memberikan nama dalam Bahasa Sansekerta. "Eka Ratna Sari" itulah namaku. Panggil aku "Eka", atau "Ratna". Kecuali jika sedang dijahili oleh sepupuku, dia meledekku dengan salah satu merk serbuk minuman pereda panas dalam. Kata ayah, namaku berarti : "Anak pertama yang menjadi permata hati untuk kedua orangtuaku" Sebuah doa meski bukan dalam Bahasa Arab. Aku yakin Allah mengerti semua bahasa. Aku lahir sehari setelah R. A. Kartini dilahirkan, namun ditahun '97 Kata orang, aku anak dokter, bukan karena Ayah atau Ibuku berprofesi sebagai seorang dokter. Namun karena sejak kecil aku mudah sakit. Meski begitu, aku tidaklah lemah, Allah Menguatkanku. Aku itu keras kepala, Ibu bilang karena sifat keras kepalaku, aku tumbuh menjadi sosok yang tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Aku hanya wanita biasa dengan cita-cita mengistimewakan orangtuaku. Salah satu hal yg membuatku bahagia adalah ketika melihat orangtuaku dengan bangga tersenyum karena prestasiku. Beberapa orang memberikan julukan "cabe rawit" kepadaku, ini dikarenakan selama 6 tahun masa Sekolah Dasar, aku selalu mendapat rangking 1, meskipun aku tidak menempuh pendidikan Taman Kanak-kanak. Aku kecil dikenal oleh sebagai sosok yang pemalu. Berbeda dengan aku yang beranjak dewasa, aku menjadi sosok yang senang bercerita. Sampai-sampai salah seorang temanku memanggilku dengan sebutan "Nona Kereta Api". Aku adalah salah satu pengagum para Nabi dan Rasul, serta tokoh-tokoh pejuang Islam. Meski aku tidak bisa dikenang oleh banyak orang dari masa ke masa seperti mereka, setidaknya aku berusaha menciptakan kesan baik bagi dunia yang mengenalku. Aku ingin terus hidup dalam ingatan mereka meski kelak aku telah tiada. Caranya? Melalui sebuah usaha yang pantang terhenti dan do'a yang selalu dilangitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines