Bita dan Gilang

Bita dan Gilang

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2024
Seorang taruna akmil dan calon mahasiswi kedokteran adalah sebuah pasangan yang sangat sempurna, namun siapa sangka? dibalik kesempurnaannya terdapat luka-luka lama yang menyebabkan perpisahan keduanya. Pasangan dan hubungan yang sempurna tidaklah menjamin akan akhir yang sempurna pula. "Biarpun cerita ini mungkin tidak berakhir indah, biarlah aku mengajakmu memperindah jalan menuju akhirnya." Bita "Biarpun nanti bukan indah parasmu yang kupandang dihari tuaku, biarlah aku mendekap semua kenangan indah hari ini untuk selamanya." Gilang
All Rights Reserved
#28
teenfictionstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KALANA
  • CARA
  • End & Wait  (Revisi)
  • Dia Dirgantara
  • Meraih Cinta Suamiku
  • Luka dan Obatnya
  • diagnosis hati
  • Kalam Cinta Pak Tentara (Sudah Terbit)
KALANA

"Dokter anak tapi tak kunjung punya anak, apalagi usia yang sudah menginjak angka tiga puluhan, mungkin takdirmu hanya sebagai penyelamat bukan sebagai seorang yang menimang." "Gelarmu boleh indah di belakang nama, tapi sayang gelar tertinggi sebagai seorang wanita yang di panggil Ibunda tidak bisa kamu rasakan." Kalimat tersebut seringkali di lontarkan untuk Alana Kalingga Dharmawan, seorang Pediatric istri seorang Mayor Kalingga Dharmawan yang hingga sekarang belum di karuniai buah hati, sakit hati? Jangan di tanya, tentu saja menyakitkan mendengar cemoohan orang tentang dia yang tidak sempurna menjadi seorang wanita. Tapi siapa yang meminta duka, Alana pun tidak ingin kehilangan kedua bayinya di dalam kandungan, namun dia bisa apa? Saat takdir sudah menggariskan, tidak peduli siapa dirinya, tidak peduli siapa suaminya, semuanya tidak bisa menolak. Bukan hanya dunia yang menghakimi Alana, Kalingga, seorang yang seharusnya menjadi penopang rapuhnya Aruna pun melakukan hal yang sama, keduanya berduka hingga jarak lebar terbentang dalam pernikahan yang lambat laun terasa hambar dan tidak ada artinya. Pernikahan indah yang di bangun berdasarkan perjodohan dan di perkuat dengan hadirnya buah hati yang membawa cinta kembali redup setelah dua kali Alana keguguran. Semuanya semakin menjadi, jarak dan batas yang semakin tercipta saat hadirnya cinta masalalu yang membawa bayang kesempurnaan di hidup Kalingga. KALANA, kisah Kalingga dan Alana yang harus berakhir atau memulai semuanya dari awal kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines