Bita dan Gilang

Bita dan Gilang

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang taruna akmil dan calon mahasiswi kedokteran adalah sebuah pasangan yang sangat sempurna, namun siapa sangka? dibalik kesempurnaannya terdapat luka-luka lama yang menyebabkan perpisahan keduanya. Pasangan dan hubungan yang sempurna tidaklah menjamin akan akhir yang sempurna pula. "Biarpun cerita ini mungkin tidak berakhir indah, biarlah aku mengajakmu memperindah jalan menuju akhirnya." Bita "Biarpun nanti bukan indah parasmu yang kupandang dihari tuaku, biarlah aku mendekap semua kenangan indah hari ini untuk selamanya." Gilang
All Rights Reserved
#31
teenfictionstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFRAKSI
  • CARA
  • Meraih Cinta Suamiku
  • Sunyi yang Menyatukan
  • TOUCHED (End)
  • Luka dan Obatnya
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • GISTARA (TERBIT)
  • diagnosis hati
DIFRAKSI

"πΎπ‘–π‘‘π‘Ž π‘ π‘’π‘‘π‘Žβ„Ž π‘šπ‘’π‘šπ‘π‘’π‘Žπ‘‘ π‘˜π‘’π‘π‘’π‘‘π‘’π‘ π‘Žπ‘› π‘’π‘›π‘‘π‘’π‘˜ π‘šπ‘’π‘™π‘’π‘π‘Žπ‘ π‘˜π‘Žπ‘› β„Žπ‘’π‘π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› 𝑖𝑛𝑖? π΄π‘˜π‘’ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘Žπ‘˜π‘’ π‘‘π‘Žπ‘› π‘˜π‘Žπ‘šπ‘’ π‘šπ‘’π‘›π‘”β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘”π‘Žπ‘– π‘˜π‘Žπ‘‘π‘Ž 𝑖𝑑𝑒." ~β€’ Difra Sandyakala. Gadis periang, cerewet, dan juga manja. Di balik kehidupannya, ia menyimpan banyak luka. Bimantara Askalla, orang yang ia anggap sebagai pelitanya, justru meredup. Ada hati yang rela dikorbankan, rasa sakit yang kian tak terkendali dikikis oleh perasaan, lalu cinta yang kian membelenggu. Difra mampu tersenyum lebar di hadapan semesta, namun jauh di dalam hatinya, ada luka yang semakin menganga. "Aku tidak akan menyerah pada takdir, tetapi takdirlah yang akan menyerah kepadaku. Tapi itu dulu, di saat semesta sedang tidak bercanda." ~Difra Sandyakala

More details
WpActionLinkContent Guidelines