DINAMO
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2024
[[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]] Siapa yang tidak kenal dengan Nemo Putra Dirgantara? Cowok yang selalu menjadi sorotan mata di sekolahnya. Wajahnya yang terlalu tampan serta kepintarannya itu yang membuat para cewek menggemarinya. Bahkan, anak cowok saja sampai merasa insecure jika berada didekatanya. Dimana ada seorang Nemo, pastinya juga ada seorang Dina. Dina adalah sahabat Nemo dari kecil. Bahkan rumah mereka saja berdekatan, hanya terhalang oleh satu rumah saja. Karena Dina adalah orang yang menemaninya dari kecil, Nemo sangat menjaga Dina, ia tidak mau jika ada orang lain yang menyakitinya. Mulanya persahabatan mereka berjalan dengan baik seperti biasa. Tetapi, seiring berjalannya waktu, masalah demi masalah mulai bermunculan di antara mereka berdua. Apakah mereka berdua mampu melewatinya? Atau bahkan mereka menyerah dan membiarkan persahabatannya yang dari kecil itu terputus begitu saja di tengah jalan?
All Rights Reserved
#104
uwu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Legatha [END]
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Adinda
  • are YOU for ME? (Completed) REVISI
  • RASKAN
  • Stay (Away)
  • Mine [TAMAT]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Say My Name

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines