Dear Lord! Please Have a Mercy!

Dear Lord! Please Have a Mercy!

  • WpView
    GELESEN 104
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Sep. 28, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Kehidupan sebagai Putri Marquess adalah kemewahan yang tak akan pernah bisa kurasakan meskipun aku mati dan hidup kembali di dunia ku. Jadi, alih-alih aku membuang waktu untuk mencari tau alasan ku kemari dan bagaimana cara ku kembali, lebih baik ku nikmati saja keajaiban yang Tuhan berikan padaku." Marlene Magdalene von Kruiztal telah mati. Ia yang kulit nya kemerahan bagai kesemek matang dan rambut sehitam arang itu sudah mati, setahun lalu, ketika ia terjatuh dari balkon di usianya yang baru 14 tahun. Ketika tubuh ringkih dan lemah itu menggerakkan kelopak matanya untuk pertama kali semenjak setahun, seharusnya mereka sadar, bahwa Putri mereka-Marlene-, telah tiada, dan aku-yang tak habis pikir mengapa-merasuk ke dalam tubuh tak berjiwa miliknya. Dunia ini bukanlah novel, ataupun komik. Benar-benar dunia asing dimana aku tak tau apa-apa dan mengapa aku berada disini. Jika cerita-cerita picisan biasa yang ber-setting era Medieval atau Renaisans menceritakan seorang gadis modern yang terlempar masuk ke dalam cerita novel atau komik, aku yang ada disini, detik ini, sebagai seorang Putri Marquess, sama sekali tidak punya ide apapun mengenai dimana aku, dan mengapa aku ada disini. Awalnya, aku pikir, kehidupan seperti ini tidaklah buruk. Meski tiga Putera Duke mengejarku seperti serigala mengejar domba, aku tidak perduli. Setidaknya, sampai aku sadar. Ada... Sesuatu. Ada... Yang lebih tinggi, dan lebih kuat. Ada... Yang lain, yang menginginkan kehidupan Marlene Magdalene von Kruiztal... Dengan penuh benci dan nafsu membunuh yang besar... Tanpa aku ketahui, apa alasannya..
Alle Rechte vorbehalten
#643
rebirth
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • FUCHSIA' : Becoming a Noble Lady [END]
  • Us And Destiny
  • The Antagonist Witch Doesn't Want To Die { Sedang Revisi }
  • I Was The Evil Witch
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • ASRAR [TERBIT]
  • Margaritha
  •  Lady Viviana √
  • Sofia's Love story √
  • PLUVIA

Bagaimana rasanya jika kamu mendapat kehidupan baru di dunia baru juga setelah meninggal dunia? Senang? Atau tidak? . . . Semua hal yang terjadi pasti memiliki alasan. Termasuk kejadian-kejadian yang terjadi di dalam novel fantasi seperti transmigrasi. Balas dendam, tidak rela dengan takdirnya yang berakhir, dan alasan-alasan lainnya, itu yang biasanya membuat mereka mengalami transmigrasi, reinkarnasi, dan kesempatan kehidupan keduanya. Tapi bagaimana jika seseorang yang sudah menerima kematiannya dan tidak memiliki dendam apapun masih diberikan kesempatan kedua untuk hidup oleh tuhan? Bukankah itu sedikit membuatnya bingung? Belum lagi tubuh yang ditempatinya tidak memberikan ingatan apapun, atau dunia yang ia tempati tidak memberikan kepastian yang jelas. Apakah jiwanya akan terus hidup di dalam tubuh barunya itu selamanya, ataukah hanya sementara dan tubuh itu akan kembali dimiliki oleh jiwanya yang asli. Dia tidak tahu. Azilia, seorang wanita yang meninggal dunia karena sebuah kecelakaan yang tidak disengaja, membuatnya menikmati waktu-waktu terakhirnya di rumah sakit dengan kondisi yang dinyatakan vegetatif. Belum satu hari Azilia bangun dari tidurnya, lagi-lagi dibuat kembali tertidur oleh Tuhannya. Tertidur selamanya. Tapi saat Azilia kembali membuka mata, bukan rumah sakit, surga atau pun neraka yang ia tempati, melainkan ruangan mewah dengan arsitektur yang sangat asing baginya. Jika begini, apakah artinya Azilia diberikan kesempatan untuk kembali menjalani hidupnya? Apakah Azilia juga akan mengerti, kenapa Tuhan memberinya kesempatan kedua? Jawabanya, semua itu bisa diketahui setelah Azilia menjalani kehidupannya kembali, kan? . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien