Buaya  Vs  Kepiting

Buaya Vs Kepiting

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 28, 2020
Buaya Vs Kepiting? Sebelumnya kalian pernah membayangkan pertemuan antara si penakluk wanita dengan si pelit? Bagaimana jadinya jika Devan yang hobinya gonta ganti cewek, gombal sana sini, dan jarang menyusahkan dirinya dengan hal remeh mendadak di pertemukan dengan Eca yang Ribet. Eca yang super irit, Eca yang pelit, Eca yang kikir serta Eca yang selalu memperhitungkan ini itu tak jarang membuat Devan mendadak naik darah. Semua ini berawal ketika Devan mengiyakan permintaan temannya untuk menjadikan Eca asisten pribadinya. Buaya Vs Kepiting- tak ada hari tanpa perdebatan. Semua memiliki senjata masing-masing. Buaya dengan mulutnya begitupun dengan Kepiting yang terletak pada capitnya. °°° "Heh Kepiting, menurut lo kira-kira nama yang pas buat marmut baru gue apaan?" "Terserah lo aja, timbang kasih nama jangan kebanyakan mikir" "Nama adalah do'a jadi gue harus cari nama yang pas buat marmut unyu ini" "Doa apa'an? Gue mah nggak percaya, gue aja dinamain Rezka katanya yang artinya Rezeki mana tuh gue malah hidupnya jauh dari rezeki, lo yang namanya jauh dari kata rezeki malah terlahir kaya" "Tapi nama gue terwujud beneran, dan gue tambah yakin kalau nama adalah do'a" "Emang arti nama lo apa'an?" "Devan itu singkatan dari kata Dewa Tamvan, dan kenyataan gue beneran tamvan kan?" "Serah lo Dev, orang kaya mah bebas"
All Rights Reserved
#60
asisten
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im Yours.
  • KITA DAN SEMESTA
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • JANUARGHA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • AKSARA ( ON GOING )
Im Yours.

"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines