The White Room

The White Room

  • WpView
    Membaca 110
  • WpVote
    Vote 28
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadLengkap Kam, Mar 24, 2022
Jiro terperangkap di sebuah ruangan putih yang tidak mengenal waktu. Ia tahu. Ada yang janggal disini. Ia harus segera mencari jalan keluar tak peduli seputus asa apa pun dirinya. Hingga seorang gadis bernama Anna jatuh dari langit-langit ruangan yang tak terhingga dan membantunya untuk mencari petunjuk bersama-sama. Mereka pun mengungkap satu persatu rahasia dari ruangan putih itu, rahasia Jiro, dan rahasia di balik pintu emas.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#106
jiro
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SINGULARITY (Proyek Lorentz)
  • PARA PENJAGA [SELESAI]
  • ❝𝗧𝗵𝗲 𝗲𝗹𝗽𝗶𝗱𝗮❞ || my Hero academia X kafka reader
  • The House of Prawi
  • Escape to the Shadows (END)
  • Rahasia Rahardja

Di sebuah laboratorium kecil yang nyaris terlupakan, seorang ilmuwan eksentrik bernama Alvan Lorentz berhasil menghentikan waktu-meski hanya untuk beberapa detik. Namun eksperimen itu bukan awal dari penemuan, melainkan permulaan dari kehancuran yang sudah menunggu di ambang dunia. Saat jam dinding yang mati sejak hilangnya sang adik, Nia, tiba-tiba berdetak mundur, Alvan terseret ke dalam pusaran anomali temporal yang mengaburkan batas antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bersama Toma, sahabat yang setia meski sinis, dan Rena-seorang fisikawan brilian yang awalnya skeptis namun akhirnya terlibat semakin dalam-Alvan menemukan bahwa setiap lonjakan osilatornya membuka celah pada realitas itu sendiri. Namun waktu bukanlah alat yang bisa dikendalikan. Dalam bayang-bayang organisasi rahasia bernama Kronos, yang menyimpan masa lalu Alvan dan mengincar masa depan umat manusia, mereka hanya punya satu tujuan: menyelamatkan Nia-dan dunia-sebelum titik divergensi mencapai kritis. Saat pesan dari masa depan muncul, memberi peringatan: "Kalian hanya punya 144 jam.", satu hal menjadi jelas-waktu bukan sekutu mereka. Ia adalah medan perang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan