Zaktualizowaliśmy nasze Wytyczne Treści.
Zapoznaj się z najnowszymi wytycznymi, aby nadal bezpiecznie udostępniać historie.
I Hate Your Name

I Hate Your Name

  • WpView
    Odsłon 9,582
  • WpVote
    Głosy 951
  • WpPart
    Części 68
WpMetadataReadZakończone sob., maj 24, 2025
WpInfo
Fikcja
Romans
Sequel Uang Patah hati membuatnya menjadi seorang dokter yang arogan hanya karena sebuah nama yang sama dengan sang mantan kekasih yang melukai dirinya, jiwa kemanusiannya luntur seketika. Bagaimana jika ada nama yang sama masuk kembali dalam kehidupan cintanya. Bisakah ia menolak cinta.. tepatnya bisakah dia menolak orang yang kekeh mencintainya. Note : Cerita ini pindah ke aplikasi Novelme demi untuk menyatukan karya sebelumnya. Trima kasih yg sdh membaca, mengikuti, vote dan komen yg seru untuk cerita ini. Alur disana akan lebih lambat dengan konflik yg bertambah banyak tidak sama persis dengan yg sudah dibuat disini. ©️copyrightVbeytha28092020
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#993
affair
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • [End] Behind The Heart
  • [End] Impossible Possibility
  • Assalamu'alaikum Cinta [END]
  • Love Therapy (Selesai)
  • Reyna Aprillia
  • BULAN (END)
  • Secret Between Us
  • Say, You Love Me....!!! [Completed]
  • Voltar

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści