PUZZLE HATI

PUZZLE HATI

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hati selalu punya cara sendiri dalam menyusun ingatan yang hancur di masa lampau. Dengan bantuan seseorang pecahan hatinya dapat ditemukan kembali, disusun sedemikian rupa. Kini puzzle itu telah selesai terangkai dengan banyak keraguan, isak tangis, trauma luka lama dan banyak hal termasuk bahagia. Hidup laksana puzzle, ingatan sebagai tonggaknya. Berantakan, terbuang, tersingkir adalah prinsip sebuah permainan yang kemudian akan ada yang menyusunnya kembali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • R e g r e t | Hyuuga Hinata ✔️
  • Sky In The Pond
  • WISHES.
  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • HARGA SEBUAH PERKATAAN 3 (END)
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Dia
  • Hide The Pieces (Slow Update)

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines