be'LIE've

be'LIE've

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 6, 2020
WpInfo
Poetry
ketika mulut tak bisa berkata ketika mata tak bisa membaca ketika tangan tak bisa meraba dan ketika hati tak bisa merasa mampirlah. akan aku suguhkan segelas senyum dengan sedikit rangkulan. memberikan kamu bahu jika suatu saat tak punya sandaran. mampirlah. aku yang menginginkan.
All Rights Reserved
#475
pulang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Time Is My Time
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • My Heart Called For You
  • ROMANSA KATA
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • KAIFA HALUKI??
  • Because I Love You
  • Dibalik Diam.
  • Sekeping Hati Yang Tertinggal.
  • **************muleh**********

Di kala sakit melanda,di tengah angin yang meniup mu terbang jauh,tolong kembali pulang kepada ku. disaat tuhan memanggil mu,sampaikan pada nya ada hati menunggu raga mu untuk sadar dan memeluk jiwa ku yang rapuh disaat tuhan menunggu kepulangan mu,berbalik lah,ada aku berusaha untuk menarik mu pulang meski aku sudah terluka parah,air mata berjatuhan Aku tetap berusaha menggapai mu untuk kembali ke rumah ku,rumah kita jangan hiraukan takdir yang menulis bahwa kamu hanya sementara tapi aku bisa mencoret tulisan itu menjadi kamu hanya milik ku aku bukan tuhan yang bisa mengubah segala nya,aku tidak bisa melawan takdir,aku hanya jiwa yang penakut tapi untuk dirimu aku rela mengemis,meminta, bersujud tanpa ampun dan memohon belas kasih yang kuasa agar kamu tetep bertahan pada ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines