Goresan Hati (Terbit)

Goresan Hati (Terbit)

  • WpView
    Reads 314,911
  • WpVote
    Votes 21,977
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 10, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap orang punya porsi kebahagiaannya masing-masing. Katanya, kebahagiaan akan menghampiri setelah badai datang menerjang diri. Pada akhirnya akan bahagia meski banyak proses yang dilalui. Tapi aku merasa porsi kebahagiaanku tidak sesuai. Mungkin hanya seperempat bagiannya aku merasakan bahagia. Setelah itu, Dia mencabut semuanya hingga menyisakan rasa pahit yang teramat dalam. Terlalu dalam hingga rasanya sulit untuk naik ke permukaan. Kebahagiaan mungkin dirasakan oleh semua orang, tapi tidak untukku. Terlalu banyak goresan-goresan yang melukai, kepingan rasa sakit yang setiap saat menghantui dan ntah kapan akan terobati. Dan ketika aku merasakan rasa bahagia meski sedikit, Dia lantas mengambilnya. Pertanyaanku satu. Tuhan ... apa memang aku tidak pantas untuk bahagia? Catatan: Sebagian part sudah dihapus, pemesanan novelnya bisa menghubungi nomor 082368912973. Barakallahu fiik 🌼
All Rights Reserved
#598
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Transmigrasi - Axelio Welwitschia N.(End-Revisi)
  • Surat untuk fajar
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Shorts Story
  • Full Of Scratches
  • No Time To Die
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Romansa Cakrawala ✓

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines