We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TIRED
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu?" "Perhatian?" "Canda?" "bertukar fikiran?" "Sempat mengobati luka?" Entah siapa dan apa yang harus di salahkan "Rasa?" "Waktu?" "Atau takdir?" Begitu cepat mengisi walau harus kosong kembali -Hampa- Kita pernah bercerita "Mau apa?" "Seperti Apa?" Tapi ternyata materi tanpa real time tidak cukup buat kita saling memahami Aku tak bisa mohon kamu untuk tetap tinggal, aku cuman punya harapan:) "Aku percaya tuhan akan beri jawabannya!" Selamat membaca karyaku^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serpihan Luka
  • Miracle of Survival [END]
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • TITIK AKHIR.
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bukan Kita D.A.N
  • Full Of Scratches

Tentang perjodohan dan juga luka. ~~~ Menikah dengan kakak kelas yang selama ini di cintainya sama sekali tidak membuat Rea bahagia. Rea pikir perjodohan itu akan membawa kebahagiaan untuknya, namun yang Rea dapat hanya luka dan luka. Lelaki itu bernama Bevan, seseorang yang begitu di cintai oleh Rea. Bevan membenci Rea, dia terus menyalahkan Rea karena telah menghancurkan hidupnya. Bevan menyalahkan Rea karena telah menerima perjodohan itu. Bevan tak pernah sadar, jika dirinya lah yang telah menghancurkan hidup Rea. Serpihan luka itu terus-menerus hadir dalam hidup Rea hingga perlahan membuat Rea hancur. Bevan tidak menerima Rea sebagai istrinya dan terus menjalin hubungan bersama dengan kekasihnya yang bernama Tania. ••• "Lo tahu kan gue udah punya pacar? Gue mau lo nggak ngasih tahu ke Tania kalau lo itu istri gue." ••• "Ternyata lo itu cewek gampangan ya." "Buktinya nggak berhasil deketin gue sekarang lo deketin adek gue." ••• "Btw, lo boleh juga." Bevan menatap tubuh Rea yang terbalut selimut. "Bisa lah kalau bikin om-om seneng." ••• Di saat Rea benar-benar hancur dan mulai membenci Bevan apa mungkin Bevan akan senang? Ataukah mungkin dia akan menyesal? Lantas, apakah pernikahan mereka tetap bertahan walaupun di ambang kehancuran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines