•RIGEL SANJAYA•

•RIGEL SANJAYA•

  • WpView
    LECTURAS 424
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 24, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Jovanka Lovita. Gadis berwajah jutek namun berhati imut nan lugu pernah berpikir, jika kebahagiaannya sudah cukup lengkap dengan kehadirannya seorang bayi dihidupnya. Tidak perlu sosok siapapum lagi, cukup mereka berdua. Tapi siapa sangka pemikiran itu berubah seketika setelah bertemu seorang lelaki yang jauh dari luar dugaannya Meski dengan pertemuan dan perkenalan yang singkat. Rigel namanya, lelaki dingin yang menjabat sebagai ketua dari geng Zeroun yang hadir menganti kertas kotor dengan kertas bersih yang siap dia tulis dan atur dengan caranya sendiri untuk kehidupan gadisnya itu. Caranya yang memaksa, egois, dan mengekang dia lakukan agar tidak kehilangan gadisnya itu, pikirnya. Keegoisan dan keluguan seolah seolah bersatu padu pada hubungan mereka. Sehingga tanpa mereka sadari ada sebuah hati yang tersakiti. "Gel, Jojo pamit ya." "Lu milik Gue! Sekalinya mikik gue, apapun itu gak bakal gue lepasin!" "Jangan egois, Gel. Dua hati bisa tersakiti dengan sikap Rigel itu." Story by @kikiiaprln Start 31 Oktober 2020
Todos los derechos reservados
#38
disekolah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 365 Day's to Fall in Love
  • NOVIHAN [SELESAI]
  • Cewek 'Balok Es'    {On Going}
  • GALANG [SELESAI]
  • LANGIT & BULAN
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]
  • Raka Is Mine [Proses Revisi]
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • SATRIA (Completed)
  • KenSha [Tahap Revisi]

Mendapatkan tantangan dari Febian, Liora terpaksa harus menembak Regan, cowok yang dikenal paling pendiam di sekolahnya. Liora tidak ambil pusing akan tantangan tersebut, karena Liora tau Regan pasti menolaknya mentah-mentah. Tapi itu hanyalah pemikiran Liora seorang. "Sekarang kita pacaran, oke?" Kemudian Liora menghitung mundur. "Lima, empat, tiga..." "Oke. Kita pacaran," ucap Regan membuat Liora mengangguk. "Pilihan yang bagus kalo gitu gue balik dulu ya," "Eh? Gue kayaknya tadi salah denger dah." Liora tersadar dan tanpa sadar berteriak."Kok lo terima sih?!" Regan menatap Liora datar."Lo kira gue mau pacaran sama lo? Ultah gue tahun depan kita putus," Sekarang Liora tidak dapat berkata-kata apalagi. 🚫 Ada banyak kata-kata kasar dan diharapkan untuk tidak ditiru 🚫Dilarang plagiarisme karena itu hukumnya haram

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido