melupakan?

melupakan?

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 12, 2020
-clovis Arsenio Danish Seorang pria tampan di sma nusa bakti,tidak hanya tampan ia juga di kenal dengan badboy,mempunyai geng yang berisikan 7 orang,dan ia juga merupakan kapten basket dari sma nusa bakti -sherly thavisa zainisa Gadis yang cantik dan anggun,merupakan anak dari pemilik sekolah nusa bakti,ia di kenal dengan softgril atau wanita yang lembut,ia juga merupakan sahabat kecil clovis *** "Clo...maafin ely ya"rengek seorang gadis kepada pria di hadapan nya,pria itu tidak menanggapi gadis itu,ia hanya berjalan menuju ke parkiran "Clo...maafin ely ya..gak sengaja tadi,maaf"pinta nya lagi namun masih tak di tanggapi oleh pria tersebut "Kamu ihh ngambekann!"rengek nya dan menundukkan wajah nya "Pakek"sepatah kata dari clovis mampu membuat ely tersenyum lebar "Gak usah deh clo...ely di jemput supir kok"ucap ely,dan di angguki oleh clovis,ia pun berjalan keluar gerbang Setelah melihat ely yang keluar dari gerbang,clovis pun menaiki motor nya,dan melajukan nya hingga ia sampai di tepi jalan,saat ia melihat ke kiri,ia melihat sebuah mobil sedan yang melaju kencang,dan di sebelah kanan ia melihat ely yang menyebrang tanpa melihat sekitar nya Dengan cepat,ia meninggalkan motor nya dan berlari mengejar ely. "ELYY!!AWASSS!!!"teriak clovis menggelegar,ely yang mendengar pun refleks berlari dan BRAKK.... "CLOVISSS!!!!!" kepo?lanjut->
All Rights Reserved
#4
softgril
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinginmu Tak Mampu Membekukan Cintaku
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • REZVAN : Better Together
  • the hope
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • ALEXA [ GENGSTER GIRL] [END ]βœ“
  • ALGAVARO
  • Beautiful Girl [END]
  • ππ‹π€π˜ π†πˆπ‘π‹ πŠπ€π‹π„π€

Malam di kota itu tidak pernah benar-benar sunyi. Dentuman mesin motor, sorakan liar dari sudut jalan, dan cahaya neon yang temaram menjadi saksi bisu dari dunia yang tak semua orang berani sentuh. Veena berdiri di pinggir jalan, jaket jeans membalut tubuh mungilnya, angin malam menyibakkan rambut panjang yang terurai indah. Tatapannya tak lepas dari suara bising yang semakin mendekat. Lima motor gede berhenti mendadak di hadapannya, dan dari motor paling depan, turunlah seorang pria dengan tatapan dingin, senyap, dan aura berbahaya-Revano Elrick Mahesa. Semua orang mengenalnya. Ketua geng motor legendaris sekaligus mafia muda yang katanya sudah dingin sejak lahir. Dingin yang bukan hanya di permukaan, tapi sampai ke tulang. Veena menggigit bibirnya gugup, lalu tersenyum. "Kau Revano, kan? Kita perlu bicara." Pria itu memandangnya tanpa ekspresi. "Siapa kamu?" "Reveena Kalysta Anidya. Tapi panggil aku Veena," katanya percaya diri. "Dan aku datang untuk membuatmu jatuh cinta." Sunyi. Bahkan suara mesin motor yang masih menyala pun terasa kehilangan daya ledaknya. Revano tertawa-dingin. "Kau pikir aku mudah jatuh cinta hanya karena wajahmu cantik?" Veena melangkah mendekat, berdiri hanya sejengkal darinya. "Tidak. Tapi aku tahu, di balik dinginnya matamu... ada seseorang yang kesepian." Tatapan pria itu berubah sesaat. Tapi hanya sejenak. Kemudian ia memutar badannya, melangkah kembali ke motornya. "Kau bermain di tempat yang salah, Veena. Hati ini bukan taman bermain." "Tapi aku bukan sedang bermain, Revano," jawabnya pelan. Dan malam pun kembali menggema dengan suara mesin motor, meninggalkan Veena sendiri-tapi dengan keyakinan yang lebih besar dari sebelumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines