Puisi Dari Langit

Puisi Dari Langit

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 29, 2021
Sementara, di waktu yang sama di tempat berbeda, Jimmy sedang asyik di rumahnya bersama komputer bututnya. Jari jemarinya tampak lincah menari-nari menekan tombol huruf yang ada di atas keyboard. "Aku tulis hari ini Untuk kau dengarkan nanti Hari ini aku hanyalah buih-buih Tapi kelak akan menjadi ombak Di sana, di samudera tempatmu berlayar Aku akan hadir menerpa cintamu agar berlabuh di hatiku Kita berjumpa saat remaja Kupinang engkau kelak setelah dewasa Tak perlu tau siapa aku Biarkan aku yang mengenalmu Satu kata yang ku ucapkan akan ku lalui dengan pengorbanan Setiap aku membayangkan bidadari Wajahmu yang selalu tersirat di benakku tak akan terkekang lamanya waktu Aku menunggu, sampai kau menjadi tulang rusukku". Terdengar suara Jimmy, dengan mimik menghayati membaca syair puisinya. Keningnya nampak mengkerut, dari raut wajahnya terlihat dia sedang berpikir keras. "Hmm, apalagi yang kurang ya, perasaan masih ada yang canggung". Gumam Jimmy, sambil terus memperhatikan dan menghayati setiap bait syair puisinya. "Setiap aku membayangkan, apa aku membayangkan bidadari, yang mana yang cocok ya?, Jimmy terus bergumam bertanya pada diri sendiri. Begitulah malam itu, Don dan Jimmy sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Don melewati malam menelaah dunia politik, sementara Jimmy menunggu waktu tidur dengan menulis dan membaca puisi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • save me
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Bayang
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • • EUTANASIA •
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • BIDADARI
save me

alesa azkiya sanari gadis dingin yang penuh cerita iya memiliki kekasih bernama Ghazala kemal Graham Hidupnya yang penuh luka dan gelap nyaris berwarna semenjak kemal masuk dalam hidup nya Namun tak seindah itu Banyak kejadian yang di luar dugaan nya Bukan hanya percintaan nya, bahkan harga dirinya nyaris hancur "Seperti berjalan di atas bara api, sambil tersenyum" ungkapan yang pas Kiya tetap berusaha hidup meskipun ia merasa tak layak hidup Cukup kejam dunia menghukum nya "Gue tidak ingin hidup seperti ini" ucap kiya Harta jadi penentu, jabatan jadi ukuran, penampilan jadi penilaian "Tanpa uang orang di dunia ini tak akan hidup" kata-kata yang pas untuk zaman sekarang Remaja-remaja jaman sekarang harus berjuang untuk membeli dunia yang di katakan oleh orang tua bahwa dunia itu tempat paling indah dan bahagia Semua di perhitungkan, semua di berikan batasan nya tanpa peduli orang itu kaya atau miskin Terkadang yang paling menakutkan adalah manusia itu sendiri sikap serakah membuat nya murka di lahap dengan nafsu "Didalam hidup jangan pernah mengeluh rasakan saja sakitnya, dia akan sembuh sendiri" Kiya "Minta maaf adalah cara tepat untuk memperbaiki semuanya,namun tidak semua masalah selesai dengan kata maaf" kemal "Apa yg sudah gue suka harus gue dapat, meskipun Harus bertaruh nyawa" Kevin "Mengikhlaskan adalah cara terbaik dalam mencintai walaupun sulit" Rafi "Mencintai sendiri itu tidak menyenangkan, dan menjadi anak broken home bukan lah takdir yang tepat" Hafizah "Kesalahan ku begitu besar hingga aku tak pantas hidup" tulip "Menerima kenyataan dan mengakui kesalahan itu adalah hal paling sulit" Bayu "Berada di posisi seperti ini sangat menyakitkan salah satu pasti akan terluka" Reza Mampir dulu di cerita gue Untuk memahami arti dunia Untuk memahami apa itu cinta Untuk belajar menerima kenyataan Dunia itu sifatnya kejam semua yg pahit terjadi Happy reading Semoga kalian suka

More details
WpActionLinkContent Guidelines