Untuk Renjun

Untuk Renjun

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 30, 2020
Untuk Renjun, hai? bagaimana disana? kuharap kamu bahagia ya. Ini aku si perempuan tidak tahu diri yang telah menyia-nyiakan laki laki spesial sepertimu. Si perempuan yang dulu sering kali nyakitin kamu. setelah kamu pergi dari hidupku, hidupku tidak pernah baik baik saja. Dan setelah kamu pergi pun aku baru menyadari, bahwa aku sayang kamu. Apakah aku boleh meminta pada tuhan agar dirimu kembali lagi kepadaku? Maaf, sekarang aku sangat menyesal. Jika saja aku diberi kesempatan untuk mengulang semuanya dari awal, aku pasti tidak akan menyia-nyiakan kamu. Tapi itu semua mustahilkan? Bahagia disana ya Renjun. Aku selalu doain kamu disini. Sekarang aku akan menceritakan semua kisah kita kepada pembaca. Renjun si laki laki ceria yang menyukai diriku yang sangat angkuh. ©milkieslatte
All Rights Reserved
#33
nctrenjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Angkasa
  • TOXIC [COMPLETED]
  • IN YOUR ARMS | Noren
  • ESOK KITA BAHAGIA- Huang Renjun
  • Solitude | hhj ✓
  • Single Parent | Huang Renjun [SUDAH TERBIT]✅
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Leave to return [Huang Renjun & Ningning] END✔️

[COMPLETED] Cara seorang Angkasa Senandika mengindahkan hidup akan memberitahumu bahwa hidup itu memang tidak melulu bahagia, tidak melulu tentang suka cita dan kue ulang tahun, justru kadang sepahit kopi dan setidak adil pemerintah. Tapi layak diperjuangkan. Semoga setelah kalian berkenalan dengan Angkasa dan membaca ceritanya, kalian bisa mempelajari sesuatu darinya. Mungkin tentang kesetiaan, pengorbanan, dan kedewasaan. Atau setidaknya menemaninya untuk menangis bersama dikala kehidupan sedang melucu. "Angkasa, aku kira kamu rumahku. Tapi ternyata kamu cuma aku sewa dari Tuhanmu." "Nanti akan ada saatnya kita ketemu lagi dan kamu akan menceritakan kehidupanmu dibumi dan aku akan menceritakan pengalamanku menjaga kamu dari jauh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines