Tytha

Tytha

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 11, 2023
Kebahagian, perhatian, kasih sayang dan keadilan sangat dibutuhkan seorang anak didalam keluarga. ia tak perlu kekayaan berlimpah atau hal yg berlebihan. cukup rasa sayang, didikan baik dan keadilan untuknya. Mungkin sebagian orang merasakan hal itu, namun berbeda dengan Tita, ia seolah olah dibedakan oleh sang ibu karena kegilaan sang ibu terhadap harta. tiap saat ia perlakukan seolah olah ia hanya sebagai beban. yang semestinya seorang ibu adalah guru yg baik dan sumber kasih sayang malah jadi monster menakutkan untuknya. "Tidak saya bilang ya tidak!!" bentak herli pada tita. "Ibu aku mohon, aku sangat butuh" ucap tita dengan suara bergetar. ia ketakutan, selalu saja ketika ia berkeinginan hal kecil ibunya selalu berlebihan terhadapnya "Saya tidak peduli, dasar penyusah"
All Rights Reserved
#282
kesalahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Pick Your Love
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]
  • Our Little Sister
  • Kesana Kemari Tahunya Kamu (END)
  • My Sunshine
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Yang Terlupakan

"Ada anak-anak yang dilahirkan di bawah langit cerah. Ada pula yang tumbuh di balik kelabu, dengan doa yang tak terdengar." Ara kehilangan ayahnya saat usianya baru 2,5 tahun. Ia tak sempat mengingat hangatnya pelukan seorang ayah, dan kasih ibunya pun jarang ia nikmati. Ibunya sibuk, terlalu sibuk bekerja untuk menghidupi ketiga anaknya seorang diri. Saat usia delapan, ibunya menikah lagi. Tapi kehadiran ayah tiri tak serta-merta mengobati sunyi di hati Ara. Ia tumbuh canggung, asing dengan perhatian yang datang terlambat. Kehidupan membawanya berpindah-pindah-tinggal bersama nenek, berpindah sekolah karena perundungan, lalu hidup seadanya tanpa uang saku, bahkan tanpa makan. Ia dibenci keluarga ibu kandungnya, dimarahi, diusir, dibicarakan. Namun, ia tetap bertahan, hanya karena satu hal: harapan. "Bukan cinta yang menjadikannya kuat, tapi luka yang ia peluk diam-diam." Ara ingin sukses. Ia ingin membalas cinta tulus dari orang-orang yang benar-benar menyayanginya: ibu, ayah tiri, dan nenek kecilnya. Ia ingin mengubah langit kelabu menjadi pelangi, dengan tangannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines