We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mengapa Kita? (Usai√)

Mengapa Kita? (Usai√)

  • WpView
    Reads 632
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika takdir selalu mempertemukan dua insan yang tidak akan pernah menjadi satu. Cinta memang membuat orang bodoh. Cinta memang membuat orang menjadi jahat. Dan cinta juga yang membuat mereka memilih melakukan hal terbodoh. "Hanya aku yang bisa mengontrol diriku, siapapun tidak bisa, begitu pun alam. Kita bisa bersatu asal kita berjuang, Aasma. Kita berjuang bersama---" "Berjuang bersama untuk menyakiti Audrey itu maksudmu?" Aasma memotong ucapan Raka. Alam memang kejam dia tidak mau kita bersatu namun, selalu mempertemukan kita. ~ Aasma (Ada beberapa hal yang tidak boleh kita sama-samakan salah satunya dalam berkarya, berkarya semampumu dan berkarya menggunakan imajinasimu karena itu lebih mulia dibandingkan menjiplak.)
All Rights Reserved
#45
novelet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Rahasia | Marrying Your Secrets
  • ARSHAWA [END]
  • Pengantin Pengganti Yang Cacat (End)
  • Derana Duka (lengkap)
  • Fragmen
  • AVASKAR
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • This Love

[Sudah Terbit] Dari dulu aku mengagumi Awan, tapi tidak setelah kami menikah. Awan tidak sesempurna yang selama 12 tahun kukenal dari jauh. Awan sekarang tidak lebih dari seseorang yang dingin, angkuh, acuh, dan tidak berperasaan. Sepertinya perpisahan adalah yang terbaik untuk kita, Awan! -Mawar Azhara Gue nikahin Mawar karena sempat percaya dia bisa jadi obat untuk penantian gue akan seseorang yang sudah lama hilang. Dan sebagai balasannya, dia malah menghadirkan sakit dengan semua rahasianya. Selamat menunggu hari perpisahan kita, Mawar! -Awan Mahendra

More details
WpActionLinkContent Guidelines