⚠ TW // rape , suicide , self harm , blood
Keysha Laraine Danilova membenci dan menyumpah serapahi takdir hidupnya. Tidak lagi percaya pada siapa pun termasuk Mama dan Papa, kerabat, teman, bahkan ... Tuhannya. Terutama Sandy Harefa; pelipur lara sekaligus luka itu sendiri.
.
.
.
"Kenapa hidupku seperti ini? Semua berjalan tidak seperti yang aku harapkan. Padahal, aku hanya ingin ... menjadi dewasa dengan jiwa bertumbuh, tapi waktuku telanjur berhenti entah sejak kapan," lirih Keysha.
...
"Aku percaya akan menuai apa yang aku tabur, tapi kalau karmaku adalah kamu," ujar Sandy tercekat, "bukankah itu berlebihan? Kamu terlalu baik untuk menjadi karmaku, Keysha."
Ini tentang aku yang selalu mengeluh pada semesta mengenai takdir ku.
Tentang aku yang sangat membenci senja, sebab senjalah yang menjadi saksi bisu hari terakhir bahagia didalam hidupku.
Akankah aku mampu menjalani ceritaku yang berdampingan dengan 'Mereka'? Lalu bagaimana aku akan melanjutkan ceritaku sedangkan peran pendukung ku selalu pergi dariku?
" mama papa tolong aku...."
" tidak, pergi lah! Kau sangat menakutkan"
" abang.. abang dimana? abang jangan pergi"
Follow dan vote ya, thank you