"CAMILAN SENJA"

"CAMILAN SENJA"

  • WpView
    Leituras 84
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadConcluída dom, jan 15, 2023
"Camilan ini bukan sembarang "CAMILAN". Camilan yang renyahnya kalo cuma pas senja. Camilan yang manisnya terasa cuma buat orang yang lagi dimabuk cinta. Camilan yang gurihnya terasa cuma buat orang yang sedang menikmati masa lajangnya. Camilan yang sedikit pahit cuma buat orang yang patah hatinya. Camilan yang bisa jadi obat untuk para pejuang move on. Singkat deskripsi camilan ini tak sesingkat rasa setelah menelan satu gigitannya. Coba saja, nanti ketagihan jangan salahkan."
Todos os Direitos Reservados
#372
puisiindonesia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Tentang Kamu [Completed]
  • JINGGA
  • E N I G M A
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • DikaRanggi
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Puisi Romantika Kuno
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

Aku, Felicya Anastasya. Gadis bodoh yang terjebak dengan perasaan ingin memiliki terhadap sahabatku sendiri. Tapi dia, dia mempunyai wanita yang sudah dari lama dia kagumi. Namun saat wanita itu mengkhianatinya, aku dengan gagah mengobati dan berjanji tidak akan pernah meninggalkannya, dan diapun demikian. Dia mulai menaruh perasaan padaku dan menyuruh ku melupakan komitmen dulu, untuk tidak terbawa perasaan. Namun, Dia mengkhianati ku saat diriku percaya, ia tidak akan pernah mengecewakanku. Tentu, dia adalah laki-laki brengsek yang Tuhan pertemukan padaku. ...... Saya, Hairez Alzam Ghaaziy. persis seperti dibilang oleh Felicya, ya saya laki-laki brengsek, laki-laki yang dengan gagah membuat sahabatku sendiri jatuh cinta sejatuh-jatuh nya terhadap saya. Saya mengkhianatinya disaat saya tahu dia begitu mencintai saya, saya lebih memilih gadis yang baru saya kenal dibanding dia yang sudah menemani saya ketika saya terpuruk. Saat dia menjauh sejauh-jauhnya terhadap saya, Tuhan malah mempertemukan kita kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Saya ingin sekali menghampirinya, dan menyembuhkan rasa sakit dia yang belum sembuh hingga saat ini. Tapi bagaimana caranya? _Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan_ _13 Januari 2025

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo