Kesatria Vermilion

Kesatria Vermilion

  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 29, 2021
"Realitas berdasarkan Fantasi" Di dunia bernama Verathea, semua sihir itu nyata bak negeri dongeng. Walau dunianya juga sudah sampai di era modern seperti di abad 20 kita sekarang. Kisah ini berlatar di kerajaan yang bernama Lucidus. Kerajaan modern yang megah dan makmur. Dahulu, pada masa pemerintahan Raja Reinbatos Lux Deus VIII, beliau menciptakan pasukan Kesatria Sihir. Kesatria Sihir inilah yang nantinya menjadi pelindung Kerajaan. Dengan memanfaatkan kekuatan sihir elemen seperti Api, Air, Petir, Bumi, Angin, dan elemen yang lain, Kesatria Sihir melaksanakan tugasnya. Sekarang, Kerajaan Lucidus dipimpin oleh Raja Albertus Lux Deus XIV. Dengan mempertahankan sistem lama, Kerajaan Lucidus tetap menjadi salah satu kerajaan hebat di dunia ini. Tapi cerita ini tidak berfokus pada sang Raja ataupun bangsawan yang ada disana, melainkan pada pria rakyat jelata bernama Ignis Suzaku. Seorang Kesatria Sihir kelas A yang memiliki elemen sihir api dan keahlian berpedang. Di masa depan yang masih tertutup kabut kegelapan sang iblis, terlihat bayangan bahwa Ignis akan menjadi Kesatria Sihir yang hebat. Mari kita buka kisah dongeng ini...
All Rights Reserved
#421
lightnovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • SILKARA [SELESAI]
  • Avalon: Pewaris Takhta
  • Dunia Tenria - Raja Attala dan Kerajaan Cahaya (END)
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • Kaisar di Dunia Karma Terbalik

Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.

More details
WpActionLinkContent Guidelines