BLACK ROSES

BLACK ROSES

  • WpView
    Membaca 364
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 2, 2020
- WARNING - Akan banyak adegan dewasa dan kekerasan 'Tidak ada yang bisa keluar dari genggamanku nona, Kamu sendirilah yang menyerahkan takdirmu padaku' ujar Alvaro Clement Benedict dengan suara sinisnya sambil menatap wanita yang berada didepannya. Wanita yang tengah terduduk di sebuah kursi dengan tangan dan kaki terikat terlihat menatap alvaro dengan pandangan penuh kebencian. 'Aku akan menghancurkan mu Mr. Benedict' ujar Alice dengan suara dingin dan kejam. alvaro pun menaikan sebelah alisnya dan tertawa sinis, Dia pun mendekati Alice dan mencengkram rahangnya dengan keras. 'Sudah mau mati masih belagu heh?' ujar Alvaro sambil melempar wajah alice ke sebelah kanan. alice pun mengepalkan tangannya sambil menatap alvaro. 'Akan ku balas semua dendam kedua orang tuaku alvaro' ujar Alice dengan suara penuh dendam. Cerita akan di upload 2 kali dalam seminggu dikarenakan tugas kuliah yang sangat menumpuk, Harap di maklumi semuanya❤
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#60
alice
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NO! Pregnant With You [ SUDAH TERBIT ] Baca di DREAME
  • Not Strangers [21+] END
  • Dangerous Love | COMPLETED
  • TACENDA [HiraetH] Revisi
  • Get Married For (Our) Baby
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • IRIS (Tulipe)
  • AGAPE
  • The Pain

~ Karya Ke - 1 ~ KALIAN BISA BACA FULL VERSIONNYA DI 'DREAME' ADA KEJUTAN DISANA Hidup Devina hancur dikala dokter mengatakan jika ia tengah mengandung. Tak pernah terlintas di pikirannya jika malam itu akan menghasilkan seorang bayi di perutnya. Bayi yang di hasilkan oleh cowok brengsek yang telah menodainya. Cowok yang amat dia kenal adalah Damian Hoult. Cowok bajingan yang sayangnya teman sekampus dengannya. Ups... Aku tak pernah menganggapnya teman sama sekali. Bagiku dia hanya cowok brengsek yang tidak mempunyai otak sama sekali. Cover By : Omi_Grapich - Jangan lupa vote dan comment

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan