Pastelizzie

Pastelizzie

  • WpView
    Membaca 3,530,021
  • WpVote
    Vote 152,956
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Okt 20, 2016
Nama gue Pastelizzie. Aneh? Banget. Gue ga ngerti lagi kenapa Bokap-Nyokap gue namain gue itu. Mungkin mereka kelewat kreatif. Gue biasa dipanggil Lizzie. Tapi ada satu orang yang selalu manggil gue Pastel. Dan itu ngebuat gue sebel banget. Namanya Kafka. Salah satu cowok terpopuler disekolah. Ganteng, tajir, tapi super nyebelin. Sampe-sampe kalo gue lagi sama dia rasanya gue butuh Yodium lebih biar gak gondokan. Dan tiba-tiba aja, dia minta bantuan gue buat pura-pura jadi pacarnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#111
tears
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MY FAKBOY [END]
  • DRABIA [END]
  • Happy [ Sudah Terbit ]
  • My Annoying Engaged(TAMAT)
  • Langit Penuh Sakura (PROSES TERBIT)
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)
  • My Ice Boyfriend [HIATUS]
  • Zafio (END)
  • Admire Or Love
  • MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶

"Jadi, kakak lebih milih pulang bareng Freya dibanding Kia?" ujar Kia pada Arzel. Kalimat apa yang dia ucapkan pada Arzel ini? Tentu saja Arzel lebih milih Freya dibanding dirinya. Bahkan Arzel juga sudah bilang bahwa dirinya mau pulang bersama sama Freya. Tapi, mengapa dia masih bertanya? Dasar Kia bodoh! "Jelaslah!" tekan Arzel tegas. "Tapi, kenapa?" lirih Kia. "Karena, Freya pacar gue," Lagi-lagi Freya dibuat senang oleh Arzel saat Arzel menyebutnya dengan kata 'pacar'. "Tapi,kan, Kia juga pacar Kakak. Tapi, kok Kakak lebih milih pulang bareng Freya?" ujar Kia lagi semakin lirih. "Karena, Freya jauh lebih cantik dari lo! Kalo gue pulang bareng lo yang ada lo bikin gue malu, karena bawa cewek cupu macam lo! Dan yang paling utama karena gue mencintai Freya dibanding lo!" Suara Arzel yang besar itu, membuat murid-murid yang melewati mereka mendengarkan ucapannya. Deg! Perkataan Arzel sungguh sangat menampar Kia pada kenyataan. ~~ Kia mencintai Arzel dengan setulus hatinya. Namun, Arzel mencintai Kia hanya main-main saja. Hingga suatu kesalahan besar yang dibuat oleh Arzel membuat Kia menjauhinya. Bahkan sampai Arzel bertekuk lutut di kakinya, Kia masih tetap berusaha menjauhi Arzel. Lalu, bagaimana dengan seterusnya? Apakah Kia tetap berusaha menjauhi Arzel saat Arzel yang berusaha membuat Kia kembali padanya? "Jika kematian gue bisa buat lo maafin gue. Gue rela mati detik ini juga."-Arzel- (NB: Cerita ini akan membuat kalian emosi sama pemeran utamanya). #1 in Badboy 21072022 #1 in Cupu 17072022 #1 in Brengsek 20012022 #1 in Fakboi 1701 2022 #1 in ceritaremaja 05012022 #1 in Fakboy #1 in School 26092021 #2 in Kakak kelas 17072022 #2 in Ceritaremaja 26062021 #3in Remaja 10082022 #3 in kakak kelas #4 in Teenfiction 05082022 #4 in Acak 20072022 #4 in goodgirl 15012022 #4 in Playboy 20082021 #4 in Indonesiamembaca 20082021 #9 in Story 05082021 #9 in Teenlit 05082022

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan