From The Universe

From The Universe

  • WpView
    LECTURAS 468
  • WpVote
    Votos 95
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 4, 2021
Gistara duduk di bangku halte bus sambil mengayunkan kakinya, menatap lurus ke arah jalanan yang cukup padat. Sebuah pukulan kecil di bahu membuatnya mengalihkan pandangan ke arah pemuda yang berdiri di sampingnya, Gistara menatap pemuda itu penuh tanya. "Gue cuma mau kasih ini." Gistara memandangi sebuah sebuah kalung dengan liontin berbentuk bunga mawar yang ada di tangan pemuda tersebut. "Gis, gue mau jadi segalanya buat lo."
Todos los derechos reservados
#22
kangmina
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • Because I'm Stupid (End)
  • gadis boneka? (END)
  • 𝟶𝟻. ʙᴇʜɪɴᴅ ɪɴ ᴛʜᴇ ᴍᴀsᴋ
  • AFIKA [ END✔ ]
  • ARTAN
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Im Yours.
  • CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT)
  • Bara [REVISI]

"Bruk!' "Aduhh pantat gue!" ringis Alya lalu menepuk-nepuk pantatnya yang baru saja berciuman dengan lantai. "Lo makanya kalo jalan pake mata!" ketus Alya. Sedangkan cowok yang didepannya hanya memasanag wajah datar andalannya. "Dimana-mana kalo jalan itu pake kaki bukan pake mata" ucap cowok sambil tersenyum sinis. "Arghh! Lo tuh ya pagi-pagi udah bikin gue kesel aja!" ucap Alya mengebu-gebu. "Bodoamat" ucap cowok itu cuek lalu melanjutkan langkahnya. "ATTHEO ADINATA BRAMASTA! GUE BENCI LO!!" teriak Alya membuat Theo menghentikan langkahnya dan membuat beberapa ornag menatap mereka berdua penasaran. Theo berbalik lalu berjalan menuju Alya yang masih dengan mukanya yang memerah karena menahan marah. "Iya sekarang lo boleh benci sama gue tapi-" Theo membungkuk badannya lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Alya. "Suatu saat lo bakalan Cinta sama gue, karena dari benci bisa jadi Cinta" bisik Theo membuat beberpa orang disana berteriak histeris, sedangkan Alya hanya mematung mendengar ucapan Theo. Setelah membisikan kata itu Theo pergi meninggalkan Alya yang masih diam mematung ditempat. Hola guyss gimana kelanjutan cerita guyss? Penasaran? Makanya baca cerita lengkapnya ya!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido