Ella And The Giant [ON GOING]

Ella And The Giant [ON GOING]

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 10, 2022
Ingin membaca cerita yang membuat baper? Sedih? Bahagia? Yang manisnya nggak ketulungan? Atau mungkin cerita dewasa? Mohon maaf, itu semua tidak termasuk dalam kategori cerita disini. Ini hanyalah cerita seorang gadis kecil yang sangat periang dan manja, gadis kecil yang diharapkan orang tuanya tumbuh dewasa dalam pelukannya. Akan tetapi, dengan sedikit kecerobohan semuanya berubah. Koreksi lagi, ini bukan sebuah cerita, hanya dongeng. bayangkan saja kalian sedang membaca dongeng atau menonton kartun gadis kecil dan raksasa kesepian. Selamat berkhayal bersamaku.. Love Elfaziraa
All Rights Reserved
#91
fairytale
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Monster - Completed
  • SPOILED BABY AND HER LOVER [ᴇɴᴅ] [ᴘʀᴏꜱᴇꜱ ᴘᴇɴᴇʀʙɪᴛᴀɴ]
  • The Veil of the Elf Prince [ON GOING]
  • CINTA YANG NYATA
  • Yes, That's Love
  • Hutan Ajaib El Mirador
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]

Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines