25 Desember 2015 adalah hari yang seharusnya penuh sukacita, kedamaian, dan kerukunan. Namun tak di Kota Wanakarta yang harus terjadi peristiwa berdarah di kedua umat beragama yang merayakan hari besar di hari tersebut. Dua orang kembar, Rafael dan Rafii, meregang nyawa demi menyelamatkan iman dan umat.
#ATHEISME
[Teenfiction - Spiritual] [Completed]
Bismillah ...
Rafael, remaja penganut paham atheisme yang pernah patah karena luka masa lalu, dipertemukan dengan Kamila, gadis asal Iran yang berhasil membuat sebagian lukanya sembuh meski hanya memutuskan mengagumi dalam diam.
Namun ia semakin tak percaya pada keberadaan Tuhan saat mengetahui bahwa perasaan Kamila telah termabnikan pada Adam, sang hafiz quran yang juga telah menghafal alfiyah.
"Di tangkai mawar kulihat duri, di matamu kulihat cinta bersemi." -Rafa
"Karena cinta sejati bermuara pada sang pemberi cinta." -Kamila
"Hatiku tak bisa dimabnikan. Bilamana Ia telah mendatangkan badal dirimu." -Adam
Siapakah yang akan bersama sampai menua menyaksikan senja? Dan pada akhirnya kata Maulana Rumi, suatu hari hatimu akan membawamu pada orang yang kau cintai, suatu hari jiwamu akan membawamu pada kekasih.
(Coba baca sampai akhir, kalau hanya awalnya saja kamu nggak akan tahu cerita ini dan eksistensi cinta sebenarnya)
#3 in musik (18/08/18)
#3 in pesantren (25/08/18)
#1 in muallaf (22/11/18)
#2 in mahabbah (22/11/18)