HI! AB PART 2

HI! AB PART 2

  • WpView
    Membaca 1,781
  • WpVote
    Vote 1,889
  • WpPart
    Bab 166
WpMetadataReadLengkap Jum, Des 4, 2020
Aku Masih Hidup, Babak Baru Yang Aku Tempuh Masih Berjalan Dengan Bantuan Sang Waktu. Oh Iya , Ini Lanjutan Sepenggal Kata Dan Kalimat Yang Tidak Sempat Tertuang Di Part Pertama. Ternyata Batasan Selalu Ada, Kukira Aku Bisa Mengisahkan Semuanya Di Karya Sebelah. 365 Diary Setiap Hari, Akan Berlanjut Disini. Lebih Baik Kamu Selesaikan Terlebih Dahulu, Urusanmu Di HI! AB Part Satu. Karena Disini Semuanya Akan Lebih Rumit Lagi, Di Penghujung Umurku Yang Masih Berumur 17 Tahun. Aku Terbangun, Dengan Babak Baru Yang Mengharuskan Aku Untuk Bekerja Dengan Alasan Aku Sudah Dewasa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#192
motivasi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Narasi patah hati
  • Kepada sang pencipta rindu
  • CLARA
  • AFTER ENDING [END]
  • THE FIND LOVE
  • Pacarku Misterius [HIATUS]
  • HI! AB PART 1
  • Nayra✔️
  • REGATHAN [END]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan