HI! AB PART 2

HI! AB PART 2

  • WpView
    Reads 1,780
  • WpVote
    Votes 1,889
  • WpPart
    Parts 166
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 4, 2020
Aku Masih Hidup, Babak Baru Yang Aku Tempuh Masih Berjalan Dengan Bantuan Sang Waktu. Oh Iya , Ini Lanjutan Sepenggal Kata Dan Kalimat Yang Tidak Sempat Tertuang Di Part Pertama. Ternyata Batasan Selalu Ada, Kukira Aku Bisa Mengisahkan Semuanya Di Karya Sebelah. 365 Diary Setiap Hari, Akan Berlanjut Disini. Lebih Baik Kamu Selesaikan Terlebih Dahulu, Urusanmu Di HI! AB Part Satu. Karena Disini Semuanya Akan Lebih Rumit Lagi, Di Penghujung Umurku Yang Masih Berumur 17 Tahun. Aku Terbangun, Dengan Babak Baru Yang Mengharuskan Aku Untuk Bekerja Dengan Alasan Aku Sudah Dewasa.
All Rights Reserved
#319
catatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Kepada sang pencipta rindu
  • THE FIND LOVE
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • ZiAron [END]
  • Look At Me!!!
  • AFTER ENDING [END]
  • HI! AB PART 1
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines