Chittara Ratih

Chittara Ratih

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 3, 2021
"Apa salah wanita yang ingin belajar,mereka juga memiliki Hak yang sama tentang kebebasannya didunia ini bahkan negara juga mengakuinya" Teriak Ratih membantah perkataan warga kampungnya. "Wanita itu ditakdirkan untuk menjadi Ibu dan Tiang sebuah rumah, sudah sepantasnya kau sebagai seorang gadis mengikuti Takdirmu"Pak Rama sebagai Sesepuh desa mulai jengah dengan tingkah sang gadis pembangkang. "Aku sering bernyanyi didesa ini bahkan para pekerja lainpun menikmatinya,lalu apa salahku ingin mengembangkannya.ini bukan lagi tentang adat yg kau junjung namun ini adalah egois yg tak terbendung" teriaknya lagi dengan menuding jarinya didepan kepala desa. Plakkkk..... " Kau seorang gadis Ratih,bersikaplah selayaknya gadis didesa ini.jangan terlalu bangga dengan kelebihan yang Tuhan berikan kepadamu,kau sangat congkak"Kali ini istri sang Kepala desa mulai naik pitam dan kehilangan kendali. RATIH DARA SAMASTYA Chittara Ratih
All Rights Reserved
#548
pendidikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gus Arsya
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • JODOH UNTUK PAK DOSEN
  • MENDEKAP RINDU
  • Rasa Dalam Sujudku
  • De Caelum
  • AURORA
  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)
  • Menyimpan Rasa (END)
Gus Arsya

[Follow dulu kak] 🚫 WARNING 🚫 CERITA INI MENGANDUNG KEBUCINAN JADI HATI HATI Arsya zayyan Al-Azhar, seorang gus pemilik pesantren Al-Azhar yang berada dijawa timur, pesantren itu sangat terkenal dijawa timur banyak sekali anak dari luar Jawa masuk kepesantren itu. Safira Ayyara Mahendra seorang gadis lulusan sarjana itu yang sangat manja sekali terhadap kedua orangtuanya, tapi di balik sifat nya yang manja ia memiliki trauma yang sangat sulit dilupakan nya. "mengagumimu memang sudah candu tapi lauhul mahfudz ku blm tentu dirimu" " tak saling menyapa namun saling menjaga lewat doa " "Allah selalu tidak mengizinkan kita bertemu tapi sekali bertemu mata kita akan terus ingin bertemu" "ingat ya, sejauh apapun jarak memisahkan, namun tiada kata jarak jauh bagi doa yang saling bertautan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines