Silent
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
Namaku Raya Arinda. Aku jarang sekali bicara. Dalam sehari, aku bisa menghitung berapa kali aku bicara. Orang-orang sering menyebutku silent, pendiam atau apapun yang mereka suka. Aku memang tidak suka banyak bicara, aku pikir aksi lebih baik dari perkataan. Aku terlahir dari keluarga sederhana. Ayahku bekerja butuh dan ibuku seorang penjual gado-gado. Nasib memang tidak selalu berpihak padaku. Keluarga harmonis dan ceria tidak ada dalam garis hidupku. Ayah selalu mabuk-mabukan, pemarah dan sering berbuat kasar padaku dan ibu. Ibu terlalu lemah untuk melawan, apalagi aku. Aku menganyam pendidikan di sekolah swasta di kota. Di sekolah, aku juga tidak bahagia. Pembullyan kerap kali aku terima dari mereka yang tidak menyukaiku. Tak apa, setidaknya aku masih mempunyai kesabaran tanpa batas yang membuatku selalu kuat. "Dasar kuman! Ngapain lo sekolah?! Buang-buang duit tau, gak?! Mendingan lo mulung dijalan!" kata Nesa, ketua geng yang selalu mem-bully ku. "Kenapa diem aja?! Gak punya mulut lo?! Sini gue jahit mulut lo biar gak usah ngomong sekalian!" sahut Leona, teman Nesa. Aku hanya bisa diam dan menerima perlakuan mereka saat mereka menjambak atau menamparku. Aku sudah terbiasa. "Ketahuilah, aku bisa saja membalas perbuatan mereka, tapi tidak sekarang."
All Rights Reserved
#32
raya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALXERO
  • "He's mine"
  • Nabasthalassa
  • Turning Up
  • Why Did Everyone Avoiding Me?
  • Commitment At That
  • KEPERGIAN SENJA
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • ALYA
ALXERO

"beraninya tangan kotor mu menyentuh miliku!." "Terima kasih." "Untuk Apa?" "Sudah menolongku waktu di gang" Lyana Natsir bekerja keras untuk membiayai dirinya sendiri juga sang bunda yang terbaring di rumah sakit membuat Lyana berkerja setelah Pulang sekolah di supermarket. Lyana anak beasiswa membuat dirinya menjadi bahan bully serta di kucilkan karena menganggap Lyana tak mampu membayar uang sekolah. Tapi sesuatu hari saat dirinya menyelesaikan shift bekerja dia menemukan seseorang di gang dekat toko roti setelah itu ia menolong. Suatu hari Lyana dibawa ke gudang kosong oleh 3 cewek pembully yang biasanya membully dirinya dan disanalah Lyana di siksa juga dikurung selama 4 bulan. Untungnya seseorang menolong dirinya yang sudah hampir pingsan sehabis di siksa. Dari kejadian itu banyak masalah serta Fakta fakta terungkap entah Asli atau Palsu membuat Lyana pusing sendiri akan fakta tersebut juga banyak masalah dalam kehidupannya. Apakah Lyana akan menyerah? Bagaimana cara Lyana menyelesaikan masalahnya? ALXERO 💫♠️ (END) (Jika ada kata-kata yang tidak mengenakkan maaf ya saya mengetik dengan mengikuti apa yang keluar dari otak) - karya sendiri - no copyright okey? Pakek otak sendiri mikir ide ceritanya - maaf rada gak nyambung and acak acakan tulisannya, makasih - follow me biar tau kelanjutannya - minimal baca sampai 2 bab lah siapa tau keterusan - tokoh yang ada di cerita jangan di bawa ke RL ⚠️ - tinggalkan jejak kalian vote maupun komen biar aku seneng ⚠️ 𝗮𝗱𝗮 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗮𝗱𝗲𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻, 𝗸𝗮𝘁𝗮-𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗞𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗲𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗱𝗶𝗸𝗶𝘁 𝗶𝗻𝘁𝗶𝗺 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗠𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗯𝗶𝗷𝗮𝗸 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗮𝗸𝘂 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻!! Enjoy this story ♠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines